RSS

Hari Ke 5 (Singapura)

16 Jun

Oleh : Vicky Kurniawan

Setelah 3 hari di Singapura, malam ini kami berencana melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur dengan naik kereta malam. Setelah check out dan menitipkan tas kepada resepsionis hostel, kami melanjutkan perjalanan ke Stasiun Tanjung Pagar untuk membeli tiket kereta ke Kuala Lumpur. Sengaja tas tidak dibawa karena berdasarkan informasi tidak ada penitipan tas di stasiun tersebut. Dari hostel kami naik bis menuju stasiun. Setelah malang melintang dengan MRT, ini pertama kalinya selama 3 hari kami naik bis umum. Naik bis sama mudahnya dengan naik MRT. Sebelum naik di haltenya tercantum rute dan harga, kita tinggal mencari tujuan dan nomor bis. Pembayaran dapat menggunakan kartu EZ Link atau uang tunai dengan jumlah pas karena supir tidak mau repot-repot dengan kembalian. Seluk beluk tentang jalur bis di Singapura dapat dilihat disini http://www.smrt.com.sg/buses/buses.asp.

Kolam Renang Tertinggi Di Dunia (Marina Bay Sands) Photo By:Reuters

Stasiun Tanjung Pagar

Stasiun ini juga biasa disebut Keppel Road railway station atau Singapore railway station. Merupakan milik Keretapi Tanah Melayu (KTM), operator kereta api Malaysia yang menyewa bangunan dan tanah disekitarnya selama 999 tahun (wow lama banget ya). Tapi menyusul perjanjian atara pemerintah Singapura dan Malaysia pada tahun 2010, per tanggal 1 Juli 2011 nanti bangunan stasiun ini tidak akan digunakan lagi (akan masuk sebagai bangunan konservasi) dan stasiunnya akan dipindahkan lebih mundur lagi di Woodlands Train Checkpoint. Memang sudah lama stasiun ini menjadi ‘bahan pertengkaran’ karena wilayahnya yang berada dalam area Singapura tapi masuk wilayah Malaysia. Akhirnya dicapai kesepakatan kalau pemerintah Singapura akan menggantinya dengan tanah di sekitar Woodlands asal stasiun tersebut dikembalikan lagi ke pemerintah Singapura. Mereka juga berjanji akan menyediakan transit bis antara Woodland Check Point dan stasiun MRT terdekat untuk memudahkan penumpang yang akan menuju Malaysia. Jadi tampaknya, ini terakhir kalinya kami akan menggunakan stasiun Tanjung Pagar ini sebelum berpindah ke Stasiun Woodlands yang bangunannya sudah modern.

Bagian Luar Stasiun Tanjung Pagar

Bagian Dalamnya

Kami membeli tiket kereta malam termurah dari Singapura-Malaysia yang akan ditempuh kurang lebih selama 8 jam. Kereta malam termurah adalah Senandung Sutera No. 24 Kelas ASC yang dijadwalkan berangkat jam 22.30 dari Singapura dan tiba di Kuala Lumpur jam 06.30. Bila naik siang hari ada kereta yang lebih murah dari kelas ASC ini. Jadwal kereta api dan harganya dapat dilihat disini http://www.ktmb.com.my.

Bagian Dalam Kelas ASC

Setelah membeli tiket, kami naik bis lagi menuju Suntec City Mall untuk berkeliling kota menggunakan bis Duck and Hippo Tour. Kali ini kami akan mencoba semua rute dari ketiga bis (City, Heritage dan Original) tanpa turun. Masing-masing rute akan memakan waktu sekitar 1 jam yang dimulai dan berakhir di Suntec. Rute pertama yang kami coba adalah Heritage Route.

Heritage Route

Dari namanya sudah dapat ditebak kalau rute ini memang dikhususkan untuk menjelajah tempat-tempat yang berhubungan dengan sejarah dan budaya. Sayangnya karena keterbatasan waktu, saya tidak turun dari bis. Sebenarnya rute ini memiliki 18 pemberhentian yang beberapa diantaranya sangat menarik untuk diesksplorasi antara lain :

1. Little India

Seperti juga namanya daerah ini merupakan pusat komunitas India di Singapura. Pada akhir minggu daerah ini akan penuh sesak karena kebanyakan para pekerja India yang tinggal di luar Little India akan menghabiskan hari liburnya di tempat ini. Bila ingin mengeksplorasi daerah ini, turun saja di pemberhentian H2 kemudian jalan terus menyusuri Serangoon Road sampai pemberhentian berikutnya (H3) di Mustafa Centre. Beberapa tempat menarik di area ini adalah : Tekka Centre, bisa dikatakan tempat ini adalah pasar tradisional untuk segala hal yang berbau India. Mulai dari makanan, souvenir, baju India semua dijual disini.

Bagian Depan Tekka Centre

Sri Veeramakaliamman Temple, salah satu kuil tertua di Singapura. Jaman dahulu dibangun oleh para pekerja Tamil untuk melindungi mereka ditempat yang asing. Kuil ini mudah dikenali karena bagian depan bangunannya dihiasi oleh ukiran dan patung-patung unik. Bagian dalamnya bisa dilihat disini http://www.sriveeramakaliamman.com/Temple/index.html.

Bagian Depan Kuil

Mustafa Centre, Department Store ini buka 24 jam. Menjual apa saja dengan harga diskon, mulai dari jam Rolex sampai mesin cuci, bahkan money changernya juga menawarkan harga terbaik. Mendengar namanya yang cukup terkenal, saya mengira mall ini berada di jalan besar. Ternyata jalan Syed Alwi tempat mall ini berada cukup kecil, cukup untuk ukuran 2 mobil.

Mustafa Centre

2. Kampong Glam (Little Arab)

Pemberhentian H6 menunjukkan kepada kita keindahan kampung Arab dengan masjid Sultan sebagai landmarknya. Di tempat ini kita dapat membeli barang-barang yang berbau Arab seperti sutra, makanan Turki, karpet di toko-toko unik bergaya kuno yang keindahan bangunannya masih terus dipertahankan. Selain Masjid Sultan, Istana Kampong Glam dan Malay Heritage Centre menjadi landamark daerah ini.

Arab Street

3. China Town

Untuk menjelajah tempat ini, kita dapat turun di pemberhentian H12 (China Town) dan berjalan menyusuri Pagoda Street sampai ke pemberhentian H14 di depan mall People’s Park Centre. Sesuai dengan namanya tempat ini menawarkan nuansa China yang sangat kental walaupun banyak toko-toko dan bangunannya bergaya barok dan Victoria. Di Pagoda Street banyak dijual souvenir-souvenir murah. Di jalan ini juga terdapat Chinatown Heritage Centre sebuah museum tentang sejarah Chinatown. Bila ingin membeli obat-obatan China dan segala hal yang berbau China maka disinilah tempatnya. Pada malam hari kawasan ini ditutup untuk kendaraan, jalannya dipergunakan sebagai pasar malam dan tempat makan.

Suasana Di Siang Hari

Suasana Di Malam Hari


Setelah tiba kembali di Suntec City Mall, kami makan siang di FC Food Republic. Disini saya mencoba mencicipi salah satu menu dari restoran favorit warga Singapura yaitu Traditional Kaya Toast dari Toast Box. Yang disebut terakhir ini merupakan salah satu anak perusahaan dari Bread Talk yang menyajikan kopi dan roti sebagai menu utamanya, walaupun sekarang mereka juga menawarkan Laksa, Mee Siam dan Nasi Lemak sebagai menu pendamping.

Kios Toast Box Di Suntec

Traditional Kaya Toast sendiri terdiri dari 2 telur rebus setengah matang, 1 tangkap roti dengan selai kacang yang tebal (2.5 cm menurut standart) dan secangkir teh tarik yang bisa diganti dengan kopi Nanyang (meniru sarapan orang Inggris tahun 1960-an katanya !). Mulanya saya agak kecewa, kok isinya cuman selai kacang doang, tapi begitu digigit..hmmmm rasanya memang selangit…(pantes kalau restoran ini terkenal banget).

Menu Traditional Kaya Toast (Photo By:enak2lover)

Setelah makan siang, kami melanjutkan perjalanan menjelajahi kota Singapura dengan menumpang bis Hippo yang bertanda City Route.

City Route

Di rute ini selain pemberhentian yang saya jelajahi kemarin (hari ini saya hanya lewat saja), masih ada beberapa pemberhentian lain yang cukup menarik terutama bagi penggemar museum. Museum yang dihampiri oleh rute ini antara lain Asian Civilisation Museum dan Singapore Art Museum. Asian Civilisation Museum merupakan salah satu dari 3 museum yang menjadi bagian National Museum of Singapore. Terletak di daerah Singapore River, museum ini banyak menyimpan koleksi sejarah Cina, Asia Tenggara, Asia Utara dan Asia Barat. Lebih jauh tentang museum ini dapat dilihat di http://www.acm.org.sg/home/home.asp.

Asian Civilisations Museum

Museum yang lain yaitu Singapore Art Museum, mengkhususkan dirinya pada koleksi seni modern dan kontemporer. Terletak di area Brass Basah, tiket masuknya gratis setiap jum’at malam. Website resmi museum ini dapat diklik di http://www.singaporeartmuseum.sg.

Singapore Art Museums

Selain itu ada satu tempat pemberhentian yang cukup menarik untuk dieskplorasi yaitu Marina Bay Sands. Gedung ini sebenarnya merupakan sebuah resort dengan Casino sebagai daya tarik utamanya. Selain Casino, banyak atraksi lain yang bisa dilakukan dan disaksikan di gedung ini. Salah satu atraksi yang gratis adalah  Wonder Full, pertunjukan laser dan air yang dipertontonkan setiap hari (bila cuaca menguntungkan) pada jam 8,9.30 dan 11 malam. Pertunjukkan ini berlangsung selama 13 menit dan tempat yang paling baik untuk menikmatinya adalah di Event Plaza, Marina Bay Sands.

Pertunjukan Wonderful (Photo By Adi Ada Aja)

Bagi yang suka ketinggian ada atraksi berbayar yang cukup menarik yaitu Sands Sky Park (hik..hik..tiketnya mahal). Di taman seluas 1 hektar ini selain terdapat observation deck juga terdapat kolam renang tertinggi di dunia yang bernama Infinity Pool, restaurant dan taman-taman yang bisa dinikmati sambil melihat pemandangan kota Singapura dari ketinggian.

Sands Sky Park Dengan Observation Decknya (Photo By :Reuters)

Kolam Renang Tertinggi Di Dunia

Bagi penggemar museum, di gedung ini juga terdapat The Art Science Museums. Museum ini mudah dikenali karena bentuk bangunannya yang unik seperti bunga Teratai sebagai symbol selamat datang. Atapnya yang berbentuk cekung dapat menampung air hujan yang kemudian di daur ulang menjadi air penyiram toilet di gedung itu.

Bagian Luar The Art Science Museum

Kalau di Venetian Resort terdapat gondola, di tempat ini juga terdapat atraksi Sampan Rides. Sampan ini mengelilingi kanal-kanal di Marina Bay Sands dimulai dari The Shoppe, salah satu tempat belanja di gedung itu. Lebih lanjut tentang Marina Bay Sands dapat diklik disini http://www.marinabaysands.com.

Sampan Rides dalam The Shoppe

Setelah tur dengan bis ini berakhir, kami melanjutkan perjalanan dengan menumpang bis berikutnya yang melalui jalur Original Tour.

Original Route

Jalur ini memiliki 17 pemberhentian dengan frekuensi waktu tunggu 30 menit. Ada 2 tempat pemberhentian yang saya eksplorasi. Pertama, Esplanade (G2). Pada kunjungan pertama saya (sekitar tahun 2003), saya tidak berkesempatan mengunjungi gedung ‘Durian’ ini. Jadi waktu berhenti di Esplanade Mall saya sudah ‘kebelet’ ingin turun saja. Terletak di mulut Singapore River, gedung pertunjukkan ini memiliki Concert Hall (untuk konser, recital) dan Theatre (untuk pertunjukkan teater, drama). Concert Hall di Esplanade ini merupakan satu dari lima Concert Hall dengan tehnologi akustik terbaik di dunia.

Gedung Durian

Di lantai 4 gedung ini terdapat tempat terbuka (rooftop terrace) untuk berfoto, duduk-duduk menikmati keindahan Singapore River dengan pemandangan kearah Marina Bay Sands, Singapore Flyer dan Merlion Park. Indah sekali dan yang penting gratis pula (hi hi hi).. Disini kita bisa berfoto lucu dengan latar belakang landmark disekitar daerah itu.

Esplanade Rooftop Terrace

Kumakan Kau Marina Bay Sands

Berbando Singapore Flyer

Di lantai bawahnya terdapat Outdoor Theatre dengan pertunjukkan gratis. Bila tidak ada pertunjukkan kita bisa duduk-duduk untuk menikmati pemandangan Singapore River dengan kapal-kapal yang lalu lalang di depannya. Seluk beluk Esplanade dapat diklik disini http://www.esplanade.com/index.jsp.

Outdoor Theatre

Pemberhentian kedua yang saya eksplorasi adalah Clarke Quay. Di tempat ini kami naik Hippo River Cruise yang tiketnya gratis karena satu paket dengan tiket Duck and Hippo yang kita beli kemarin. Setelah berjalan beberapa menit, kami menyadari bahwa ada satu tas yang tertinggal di bis. Wah, kita sudah pasrah saja merelakan tas itu hilang karena kami sama sekali tidak ingat nomer bis yang ditumpangi. Sambil menyerahkan tiket, kami iseng-iseng melapor kepada petugas Duck and Hippo di Clarke Quay. Dengan berbekal jam kedatangan, mereka langsung telpon sana-sini dan voila, tasnya ketemu dan bisa diambil di pusat Duck and Hippo di Suntec (benar-benar bagus pelayanannya).

Kapal Hippo River Cruise

Sambil menunggu kedatangan kapal, kami membeli es krim Turki yang dijual di Food Stall pinggir jalan. Rasanya biasa saja dan tidak terlalu istimewa. Tapi setidak-tidaknya kami tahu rasa es krim Turki (he he he)..

Penjual Es Krim Turki

Setelah kapal datang, kami berbondong-bondong naik dan mulai duduk sambil mendengarkan guide yang berceloteh tentang sejarah Clarke Quay. Cukup menarik dan tidak membosankan. Banyak sekali hal-hal kecil yang kita tahu dengan mendengar penjelasannya. Kapal ini berlayar menyusuri Clarke Quay, Boat Quay dan Robertson Quay. Sudah beberapa kali saya mengunjungi Singapore River tapi baru kali ini berkesempatan menyusurinya dengan naik kapal. Ternyata pemandangannya jauh lebih indah bila dari atas kapal. Waktu ideal untuk naik cruise ini adalah sore dan malam hari dimana lampu-lampu gedung di sekitar Singapore River mulai dinyalakan. Walaupun hanya 30 menit tapi cukup berkesan.

Beginilah kira-kira pemandangan dari atas kapal di malam hari

Setelah turun dari kapal, kami melanjutkan perjalanan ke Suntec untuk mengambil tas yang tertinggal. Kami memang tidak mengeksplorasi tempat pemberhentian lainnya karena waktu sudah sore dan kami masih harus kembali ke hostel untuk mengambil tas dan sesegera mungkin ke Stasiun Tanjung Pagar untuk naik kereta ke Kuala Lumpur.

Bugis Street

Sebenarnya di rute ini ada satu tempat pemberhentian lagi yang sangat menarik untuk dieskplorasi yaitu pemberhentian G19 Bugis Village. Selain terkenal dengan pasar malamnya, di area ini juga terdapat The National Library Board yaitu gedung perpustakaan nasional Singapura yang sangat menakjubkan. Gedung bertingkat 16 ini bukan hanya berfungsi sebagai perpustakaan tapi juga sebagai gedung pertunjukkan, tempat pameran dan tempat bersantai dengan taman-taman dalam gedung yang indah. Lebih lanjut tentang perpustakaan ini dapat dilihat di http://www.nlb.gov.sg/page/Corporate_portal_page_home.

Gedung Perpustakaan Nasional Singapura

Taman Di Bagian Dalam Perpustakaan

Setelah mengambil tas di hostel, kami naik bis menuju Stasiun Tanjung Pagar. Di stasiun kami mandi dan makan malam sebelum naik kereta untuk melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur. Lucunya, gerbong kami dipasang terbalik jadi sepanjang perjalanan Singapura-Kuala Lumpur kami serasa jalan mundur. Satu lagi, AC-nya model AC Sentral yang duinginnnn. Jadi bila naik kereta ini bersiap-siaplah dengan selimut dan jaket.

Perhitungan Biaya Hari Ke-5 (per satu Orang Dewasa)


Advertisements
 
51 Comments

Posted by on June 16, 2011 in Singapura

 

Tags: , , , , ,

51 responses to “Hari Ke 5 (Singapura)

  1. anisya

    June 22, 2011 at 7:43 am

    akhirnya nongol juga hari ke-5 dan hari ke-6 ny hehe
    thx infony y mbx vicky

     
    • aremaronny

      June 22, 2011 at 8:33 am

      wah rupanya ada yang nunggu2 ya…yang ditunggu malah nggak terasa…paling nggak seminggu sekali saya publish artikel baru…terima kasih ya…

       
  2. anisya

    June 24, 2011 at 2:09 pm

    ok mbak

     
  3. lina

    July 1, 2011 at 9:10 pm

    mba..baca cerita stasiun tanjung pagar, berasa kembali ke masa lalu, jaman masih belum punya anak sempet 3 bulan jadi stasiun yg aku lalui setiap hari, sayang ditutup, blm sempet ngajak anak2 napak tilasin langkah bapak emak saat masih susah

     
    • aremaronny

      July 2, 2011 at 9:59 am

      wah…kayak cerita sinetron ya…kamu masih bisa ajak anak-anak ke sana kok lin..tapi gedung itu nggak akan dipakai jadi stasiun..nggak tau mau dijadikan apa..

       
  4. gaban perez

    September 14, 2011 at 10:19 am

    keren2….mau tanya kalo naik bis di dlm kota bayar cash bisa ya, thanks.

     
    • Vicky Kurniawan

      September 15, 2011 at 4:51 am

      terima kasih…di dalam kota bisa naik bis dengan bayar cash tapi harus pakai uang pas…makanya lebih enak pakai EZY link..

       
  5. andryanni

    November 2, 2011 at 2:10 pm

    mas mbak kalo bis hipo duck itu kita bisa turun disetiap pemberhentian ya? trus bisa naik bis itu lagi? trus kalo skrg untuk ke malaysia mesti ke woodland ya kl dari changi naik apa ya kesana? rencananya tgl 12 ini m kesana malamnya lgsg kekuala lumpur…… makasih ya sebelumnya maaf pertanyaannya banyak soalnya baru m yg pertama kali kesana… 🙂

     
    • aremaronny

      November 3, 2011 at 11:52 am

      Halo andryani..dengan bis Hippo kita bisa naik dan turun di setiap pemberhentian sesuka hati kita..misal : kita tertarik untuk turun di daerah little India, kamu tinggal turun aja, kemudian menjelajahi kawasan tersebut sesuka hatimu dan kalau sudah selesai tinggal menuju halte dan menunggu bis Hippo yang lewat. Efektif per 1 juli 2011 kamu memang harus ke Woodland. Caranya :
      1. Naik MRT dari Changi ke Tanah Merah, dari Tanah Merah naik MRT sampai City Hall interchange ke jalur merah sampai stasiun MRT Woodlands. MRT Woodlands berjarak sekitar 3.3 km dari Woodlands Train Checkpoint.
      2. Dari MRT Woodlands naik bis nomer 911 atau 913 ke Woodlands Train Checkpoint. Bisnya sangat mudah didapat, pergi saja ke Bay 11 MRT Woodlands. Waktu perjalanan kurang lebih 10 menit.
      Secara keseluruhan, perjalanan memakan waktu kurang lebih 1 jam. Rencanakan untuk tiba minimal 1.5 jam sebelum keberangkatan.
      Semoga jawaban diatas bisa membantu ya…

       
  6. andryanni

    November 4, 2011 at 4:20 pm

    duh makasih banyak ya jawabannya…. mau tanya lagi saya kan rencana ke kuala lumpur tgl 12 nov malam tp mau beli tiket dulu biar aman gitu berarti mesti kesana dulu ya belinya……. untuk kereta senandung sutra harganya berapa ya….. makasih banyak ya bantuannya 🙂

     
    • aremaronny

      November 5, 2011 at 7:21 pm

      Mbak Andry…saya pernah naik kereta malam jurusan Singapore-Kuala Lumpur 2 kali dan untuk keduanya tiket saya beli duluan paginya soalnya saya tidak mau ambil resiko kehabisan. Tapi itu dulu waktu stasiunnya masih di Tanjung Pagar yang notabene lebih mudah dijangkau dan lebih dekat. Dari 2 kali perjalanan itu saya perhatikan memang keretanya tidak terlalu penuh. Kalau mbak mau ambil resiko beli aja langsung waktu mau berangkat. Tetapi kalau tidak, saya sarankan beli saja via online di https://intranet.ktmb.com.my/e-ticket/login.aspx. Di sebelah kiri website ini ada kotak fast booking. Isi saja di kolom Origin : Woodlands CIQ dan kolom Destination : Sentral Kuala Lumpur, isi tanggal dan submit. Nanti akan keluar jadwal kereta dan pilihan kursinya. Yang termurah kurang lebih SGD 21. Anehnya kalau beli dari Kuala Lumpur harganya RM 21 (separuh lebih murah)..semoga jawaban saya bisa membantu..

       
  7. andryanni

    November 9, 2011 at 5:39 pm

    Membantu banget, makasih banyak ya infonya………

     
    • aremaronny

      November 10, 2011 at 6:29 am

      satu lagi mbak, kalo mau ikut Free Heritage Walking Tour jadwalnya sebagai berikut :
      1. Jam 10.30 am Little India Walking Tour (1 jam). Starting Point Pemberhentian H2 (harga tidak ikut paket S$15)
      2. Jam 1.00 pm & 3.00 pm Chinatown Heritage Centre (1 jam). Starting Point di pemberhentian H12 dan G4 (harga biasa S$10)
      3. Jam 4.30 pm Chinatown Walking Tour. Starting Point H12 dan G4 (S$15)
      Untuk pemegang Singapore Sightseeing Pass dan Singapore Pass gratis ke tiga walking tours diatas. Jadi kalau mau ikut, pastikan berada di tempat pemberhentian yang titunjuk pada jam yang telah ditentukan..

       
  8. andryanni

    November 10, 2011 at 2:19 pm

    Ok makasih ya infonya 🙂

     
  9. Mariano

    December 29, 2011 at 8:41 am

    woooo,,kereeeeennnn 🙂

     
    • aremaronny

      December 29, 2011 at 10:20 am

      Terima kasih Mariano

       
  10. Mariano

    December 29, 2011 at 8:45 am

    Halo Mbak,,terimaksh banyk buat info2nya yang super2 lengkap,,sangat2 membantu 🙂

     
    • aremaronny

      December 29, 2011 at 11:13 am

      Terima Kasih Bryan 🙂

       
  11. greg

    February 19, 2012 at 8:59 am

    naik bis Duck and Hippo tour itu gratis apa berbayar y mbak??

     
  12. queen

    May 2, 2012 at 9:04 am

    mba, klo mau ke event plazanya marina gimana ya? g rencana stay di Chinatown.

     
    • aremaronny

      May 3, 2012 at 7:08 pm

      Dari Stasiun MRT Chinatown naik MRT jalur ungu ke stasiun Dhoby Ghaut. Di situ ganti MRT jalur kuning sampai stasiun Promenade. Turun di stasiun Promenade tetap ambil MRT jalur kuning ke stasiun Bayfront. Dari stasiun ini tinggal jalan sedikit ke Event Plaza.

       
  13. Nora

    June 15, 2012 at 10:57 am

    diatas disebutkan sepertinya naik hippo bus berkali2x apakah itu beli tiketnya 1 kali saja atau bagaimana… ? info nya ya… kemudian waktu ke sing tahun lalu saya juga ke Marina Bay sand.. nunggu pai malam karena pengen liat kembang apinya ternyata gak ada tuch.. tanya2x ke orang sekitar dan mereka juga jawab gak pernah ada .. jadi gimana donk…tks..

     
  14. afnuna

    June 27, 2012 at 8:19 pm

    langsung di follow :D, terperinci dan jelas. nice blog 🙂
    mau tanya donk, kalo cuma 1 hari enaknya kemana trus kemana, biar ga bolak balik dan ga kelewat,
    yg pasti ingin ke little arab, bugis, mustafa, MBS nonton laser, orchard. (minta tambahannya)
    yg dilewat kali ini Sentosa dan USS.

    terima kasih banyak.

     
    • aremaronny

      June 28, 2012 at 2:34 pm

      Mohon maaf, mbak afnuna nginepnya dimana? Little Arab dan Bugis itu satu area (di MRT jalur hijau), sedangkan Mustafa letaknya lebih dekat ke MRT Farrer Park (jalur ungu). MBS dan Orchard satu jalur MRT merah.

       
      • afnuna

        July 2, 2012 at 11:02 am

        aku gak nginep. jd brngkat malem dr KL sampe SG pagi, trus balik ke KL lg malem.

         
      • aremaronny

        July 2, 2012 at 9:25 pm

        Kalau gitu dari Changi naik MRT jalur hijau ke stasiun Bugis, disekitar situ mbak bisa eksplore Little Arab dan Bugis. Seterusnya dari stasiun Bugis atau Lavender naik MRT lagi sampai stasiun City Hall, ganti jalur merah ke Orchard. Eksplore Orchard. Dari Orchard Road jalan terus sampai stasiun Dhoby Gaut naik MRT jalur ungu turun di stasiun Farrer Park untuk eksplore Mustafa dan Little India.Selanjutnya dari stasiun Farrer Park atau Litle India naik MRT lagi ke stasiun Dhoby Gaut pindah jalur merah ke Marina Bay Sands untuk lihat pertunjukkan laser.

        Kalau mbak tidak mau ribet naik turun MRT, naik saja bis Hop and Off Duck dan Hippo. Semua rute sudah tercakup didalamnya.

         
  15. afnuna

    July 3, 2012 at 4:32 pm

    terima kasih banyak, rutenya sangat detil dan jelas 🙂 dan pas bgt dr pagi hinga malam.
    two thumbs up for u.

    thanky you so much.

     
    • aremaronny

      July 4, 2012 at 8:59 am

      Sama-sama mbak. Senang bisa membantumu 🙂

       
  16. Astri

    December 26, 2012 at 2:23 pm

    Mbak,
    Saya mau tanyakan :
    1. Bila naik kereta KUL-SIN, turunnya khan di stasiun Tanjung Pagar.
    Kalau mau ke MRT terdekat (tujuan Little India), naik apa ? dan jaraknya brp ?
    2. Apakah Stasiun KA Tanjung pagar ini dekat sekali dengan MRT Tanjong Pagar ??

    Terima kasih

     
    • aremaronny

      December 26, 2012 at 3:29 pm

      Halo mbak Asri..maaf mbak sekarang kereta KUL-SIN sudah tidak berhenti di stasiun tanjung pagar lagi. Efektif per 1 juli 2011 stasiunnya sudah pindah ke Woodland. Caranya :
      1. Naik MRT sampai stasiun MRT Woodlands. MRT Woodlands berjarak sekitar 3.3 km dari Woodlands Train Checkpoint.
      2. Dari MRT Woodlands naik bis nomer 911 atau 913 ke Woodlands Train Checkpoint. Bisnya sangat mudah didapat, pergi saja ke Bay 11 MRT Woodlands. Waktu perjalanan kurang lebih 10 menit.

       
  17. Astri

    December 26, 2012 at 3:59 pm

    Jadi, dr WTC ke Kranji MRT naik bus gitu ya
    Lalu dr Kanji baru bisa naik MRT kemana2

    begitukah Mbak ?

    Boleh tau kira2 tarif bus dr WTC ke Kranji kena brp/org ?

    Terima kasih

     
    • aremaronny

      December 26, 2012 at 7:36 pm

      Dari WTC kalau mau ke Kranji : naik bis ke MRT Woodlands, dari stasiun MRT Woodlands naik MRT sampai stasiun Kranji. Lebih jauh tentang jalur-jalu MRT dan tarifnya dapat dilihat disini http://www.smrt.com.sg/

       
  18. nizar

    February 28, 2013 at 6:31 am

    Mbak..klo naik kereta api sing-KL itu ada colokan listriknya gak?

     
    • aremaronny

      March 2, 2013 at 6:28 am

      Seingat saya tidak ada mas Nizar 🙂

       
  19. vitalya

    July 20, 2013 at 11:35 pm

    hi mbak… kog saya email n add fb mbak ga di accept n balas email saya

     
    • aremaronny

      July 21, 2013 at 5:27 pm

      Halo mbak Vita, FBnya sudah diaccept dan emailnya sudah saya balas. Maaf ya mbak baru sempat membuka dan membalas kedua-duanya sekarang.

       
  20. myblessedbutik

    January 20, 2014 at 11:39 pm

    Mbk Vicky kalau aku dr Sing ke Johor ingin mengunjungi lego land dan hello kitty land lwt jalan darat, mana yg lbh nyaman dngn kereta atau KA, anakku plng kecil 2thn. Sing-johor itu perjalanan berapa lama ya mbk? Mksh mbk

     
  21. stephanie

    March 6, 2014 at 3:31 pm

    Mbak Vicky aku mau nanya klo misalnya kita beli tiket ke KL nya pagi untuk keberangkatan malam apakah kita melewati imigrasi dulu baru bisa membeli tiket?dan lewat imigrasi kembali untuk kemabli k sing dan mengambil barang2 pada sore hari ny?

     
    • aremaronny

      March 14, 2014 at 7:03 am

      Ini tiket kereta yah?

       
  22. rifa

    March 28, 2014 at 10:11 am

    hai mbak, mau nanya nih..duck hippo itu naiknya darimana ya??saya rencana menginap di daerah bukit bintang..trus itu ketika kita turun..ditungguin bisnya atau naik bis yang berbeda nantinya mba?

     
    • aremaronny

      March 28, 2014 at 6:14 pm

      Maaf mbak Rifa, Duck and Hippo itu adanya di Singapura, bukit bintang itu bukannya di Kuala Lumpur ya?

       
  23. rifa

    April 1, 2014 at 6:26 am

    ah ya mbak..salah ketik..hehehe..saya nginap di daerah bugis mba..

     
    • aremaronny

      April 3, 2014 at 6:23 am

      Sebenarnya dia lewat juga mbak didaerah Bugis. Langsung naik juga bisa, nanti beli tiketnya didalam bis. Tapi kalau mau naik lebih awal bisa pergi ke Suntec Mall dulu sebagai pangkalannya.

       
  24. tempatwisatadisingapore

    May 21, 2015 at 11:27 am

    mustafa center, belanja 24 jam nonstop
    info menarik nih thanks

     
  25. silva

    June 12, 2015 at 1:40 pm

    mba saya mau tanya dong untuk pergi ke singapore dari sentral kuala lumpur kok jadwalnya ga keluar ya.
    terus untuk pergi ke singapore dari sentral kuala lumpur cuma nak kereta api aja ya tidak ada bus .. begitu juga sebaliknya dari singapore ke kuala lumpur
    terus kita harus beli secara online atau bisa beli disananya

     
  26. chenshiqing

    December 6, 2015 at 10:34 am

    Mbak vicky, ada bbrp pertanyaan ini
    1. Transportasi dari singapore ke KL, tepatnya KLIA2 paling murah gmn caranya?
    2. Kalo naek train dari Singapore ke KL saya baca2 mahal belinya dari singapore. Karena menggunakan prinsip 1:1. Jadi kalo tiket kereta dijual di Malaysia seharga 40RM, di Singapore dijual 40SGD. Tapi kalo emang kita berangkatnya dari Singapore ke KL, gmn bisa murah ya?
    3. Kalo domisili saya di Batam, cara paling murah ke KL, tepatnya ke KLIA2 gmn caranya?

    Thanks in advance

     
    • Vicky Kurniawan

      December 7, 2015 at 7:52 pm

      1. Dari Singapura bisa naik bis langsung ke KLIA 2 (salah satu website untuk booking adalah http://www.easybook.com/# .
      2. Ada cara lain yang lebih murah tapi sedikit ribet, yaitu naik bis dari Singapura ke Johor Baru, kemudian dari Johor Baru naik kereta ke KL Sentral disambung naik bis ke KLIA 2. Nah kalau itu tiket kereta akan dihitung dalam RM.
      3. Coba dihitung lagi kalau murah pakai pesawat mending pakai pesawat aja.

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: