RSS

Hari Ke 3 (Singapura)

02 Jun

Oleh : Vicky Kurniawan

Hari ini kami akan menghabiskan waktu di Universal Studio, salah satu theme park wajib kunjung di Singapura. Theme park yang luasnya sekitar 29 hektar dan baru dibuka tahun 2010 ini termasuk dalam Resort World Sentosa di Sentosa Island. Jadi sekali lagi hari ini kami akan masuk Sentosa. Kami berangkat pagi-pagi dan tidak sarapan dulu karena takut kehabisan tiket. Rencananya kalau sudah dapat tiket baru cari sarapan. Seperti kemarin, kami naik MRT ke Vivo City. Kali ini kami akan masuk Sentosa naik monorail Sentosa Express. Sebelum naik kami mengisi ulang kartu EZ-Link yang hampir habis. Bila punya kartu EZ Link, kita tidak usah antri membeli tiket tapi langsung naik menggunakan kartu EZ link. Tiket monorail ini adalah S$ 3 termasuk biaya entry fee Sentosa.

Universal Studio Singapore

Dari Sentosa Station di Vivo City, kami turun 1 stasiun berikutnya di Waterfront Station. Begitu turun kami langsung disambut oleh bola globe besar yang menjadi ikon Universal Studio. Setelah puas berfoto di depannya kami antri tiket di beberapa booth yang sudah disediakan. Tiket hari biasa lain harganya dengan saat weekend. Untuk itu demi penghematan masuklah pada hari biasa. Harga tiket hari biasa S$ 66 untuk dewasa. Mereka juga menawarkan tiket Sentosa Express yang harganya lebih mahal karena bebas antrian di semua wahana. Perlu diketahui waktu antri tiap wahana pada saat penuh pengunjung berkisar antara 30-60 menit. Jadi kalau punya tiket Sentosa Express kita bisa melenggang bak selebriti melalui jalur khusus melewati ‘rakyat jelata’ yang antri berderet-deret. Tapi dengan selisih S$ 38-48 (sekitar Rp. 270.000 – Rp. 340.000) saya sih mending pilih jadi rakyat jelata..he he he. Theme park ini beroperasi dari jam 10.00 pagi sampai jam 7 malam jadi bila ingin menikmati semua wahana datanglah pagi-pagi tepat pada saat theme park ini dibuka.

Bola Globe Paling Terkenal Di Dunia

Tiket Booth

Setelah mendapat tiket (karena ada promo Master Card kami mendapat diskon 20%, lumayan!), baru mencari sarapan. Untunglah sebelum gerbang masuk ada toko 7 Eleven, di depannya ada  taman dan tempat duduk. Pagi itu, sekali lagi kami makan di 7 Eleven (sampai hapal makanan apa saja yang dijual disana). Sudah menjadi kebiasaan kalau makanan di dalam theme park harganya pasti selangit, jadi sebelum masuk ke dalam masukkan beberapa botol air mineral dan snack. Walaupun makanan dan minuman dari luar tidak diperbolehkan tetapi mereka tidak memeriksa tas dan barang bawaan jadi aman saja selama tidak menenteng rantang atau kotak makanan (he he). Seluk beluk tentang Universal Studio dapat dilihat disini http://www.rwsentosa.com/language/en-US/Attractions/UniversalStudiosSingapore

7 Eleven Dekat Universal Studio

Beberapa Themed Zone dan atraksi yang kami kunjungi di sini adalah :

Madagascar

Diadaptasi dari film Madagascar, kawasan ini menampilkan suasa hutan Afrika lengkap dengan kapal raksasa yang seolah-olah dibuat terdampar.

Madagascar Area

Ada dua atraksi di area ini yaitu :

  1. Madagascar  : A crate Adventure (waktu itu sedang dalam perbaikan).
  2. King Julien’s Beach Party-Go-Round, karousel besar yang bisa dinaiki oleh segala umur. Baru kali ini saya liat nenek-nenek sampai bayi naik karusel.

King Julien's Carousel (Photo By : Universal Studio Insider)

Selain itu, kalau kita beruntung ada juga pertunjukkan musik dan tari di jalanan ini yang menampilkan karakter-karakter Madagascar. Dari area ini kami menuju ke Themed Zone Far-Far Away.

Pertunjukkan Musik dan Tari Oleh Tokoh-Tokoh Madagascar

Far-Far Away

Diinspirasi dari film “SHREK” , area ini banyak menampilkan karakter dan bangunan dari film tersebut. Di pintu masuk area ini, terdapat  Shrek’s Swamp House (rumah rawa Shrek), tidak ada apa-apa didalamnya kecuali untuk berfoto di bagian luar.

Shrek's Swamp House

Daya tarik utama area ini adalan bangunan istana Far Far Away Castle yang tinggi menaranya mencapai 40 meter. Di area ini terdapat 4 atraksi yaitu :

Enchanted Airways, roller coaster mini yang cukup menegangkan. Bisa sebagai pemanasan sebelum mencoba Battlestar Galactica.

Lintasan Enchanted Airways

Shrek 4 D Adventure, film 3 dimensi berdurasi 17 menit ini cukup memikat. Mulanya kami dikumpulkan di suatu area tanpa tempat duduk sebelum dipersilahkan masuk ke dalam gedung bioskop untuk disemprot, digelitik kakinya dan digoyang-goyang.

Shrek 4D Adventure (Photo By :Travel Living Bliss)

Donkey Live, suatu pertunjukkan interaktif dengan tokoh utama Donkey (suara Eddy Murphy) yang menghibur penonton dengan menari, melawak dan berbincang-bincang secara langsung. Cukup membuat penasaran teknologi pengisian suaranya.

Donkey Live

Magic Potion Spin, komidi putar mini yang terdapat dalam toko Fairy Godmother’s Potion Shop. Kalau tidak punya banyak waktu, atraksi yang ini tidak usah dicoba karena hanya berupa komidi putar biasa.

Magic Potion Spin

The Lost World

The Lost World berisi berbagai macam atraksi yang umumnya terdapat di theme park Universal Studio di berbagai belahan dunia. Terbagi menjadi dua sub area : Jurasic Park dan Waterworld, area ini memiliki 5 atraksi dimana 3 diantaranya sangat seru yaitu :

Water World, diinspirasi dari film dengan judul yang sama, pertunjukkan ini menampilkan adegan-adegan stuntman yang menegangkan dengan tembakan, api, boat bahkan pesawat jatuh (pesawat sungguhan lho !). Uniknya pertunjukkan ini membagi kursi penonton menjadi 3, depan : untuk yang ingin basah kuyup, tengah : untuk yang senang basah (tidak kuyup), dan belakang : untuk yang suka kering. Sebelum pertunjukkan dimulai, penonton akan dihibur dengan adegan siram-siraman air antara pemain dengan penonton bagian depan dan tengah. Penonton bagian depan dan tengah yang memakai jas hujan atau payung pasti akan habis dikerjai oleh para pemain. Pertunjukkan ini cukup menghibur juga.

Water World

Canopy Flyer, merupakan roller coaster kedua di taman hiburan ini. Tapi yang ini bentuknya lain, bukan lurus berdampingan seperti kereta tetapi duduk berdua saling membelakangi dengan kedua kaki menggantung seperti duduk di kursi. Seru Juga.

Canopy Flyer

Jurasic Park Rapid Adventure, adalah wahana air dimana para penumpang akan dinaikkan perahu bundar berisi 9 orang yang diluncurkan ke sungai buatan. Sebelum masuk ke wahana ini, para penumpang sudah diperingatkan bahwa mereka akan dibuat basah kuyup. Untuk itu semua barang berharga disarankan untuk dititipkan di loker berbayar bahkan sebelum naik disediakan vending manchine yang menjual jas hujan sekali pakai bertuliskan Universal Studio Singapore. Sebagai turis “irit” (pelit ! he he he), tentu saja saya tidak menitipkan barang, jas hujan dispossible yang saya bawa dari rumah saya pakai membungkus tas. Nekat aja dah, toh saya pikir kalau basah kuyup pasti cepat kering. Pengalaman naik kapal beginian di Dufan saya benar-benar basah kuyup.

Jurasic Park Rapid Adventure

Pertama keluar dari stasiun melewati patung Stegosaurusdengan anaknya. Melewati sebuah laguna ada patung Parasaurolophus yang keluar dari air dan menyemprotkan air ke penumpang. Semakin lama arusnya semakin kencang. Yang paling menegangkan, ketika melewati stasiun PLTA, rakit dimasukkan kedalam ruangan gelap kemudian dinaikkan dan tiba-tiba diterjunkan dari ketinggian 40 kaki ke kolam yang membawa penumpang ke terminal awal. Ternyata tidak semua penumpang basah kuyup, tergantung pada letak tempat duduk. Untunglah saya termasuk yang tidak basah. Seru sekali.

Semburan Airnya

Begitu keluar dari wahana ini ternyata tempat sampah di wahana ini penuh dengan jas hujan Universal Studio yang masih baru sekali dipakai. Sayang sekali! (dasar emak-emak, coba di Indonesia, bisa dicuci dan dijual lagi tuh! Siapa yang tidak suka jas hujan bertuliskan Universal Studio Singapore..he he he).

Wahana ke empat di themed zone ini adalah Amber Rock Climb, hanya sebuah climbing wall yang payahnya lagi mesti harus bayar untuk mendaki. Wahana terakhir adalah Dino Soarin’, seperti wahana ‘Gajah Bledug’ di Dufan tapi yang ini bukan gajah tapi semacam pterodactyl. Walaupun dikhususkan bagi anak-anak, orang tua bisa ikut naik disini.

Dino Soarin'

Ancient Egypt

Setting area ini banyak diadaptasi dari suasana Mesir kuno dimana banyak terdapat obelik dan pyramid yang menjadi ciri masa itu. Di area ini ada satu atraksi yang sangat seru yaitu : Revenge Of The Mummy : The Ride, roller coaster ketiga di theme park ini. Uniknya roller coaster ini berada di dalam gedung (indoor roller coaster) yang hampir setengah perjalanannya dilakukan di tempat yang gelap. Jalur lintasannya benar-benar tidak terlihat, tiba-tiba saja kita ditarik maju, mundur, dilempar kesana-kesini. Cukup menakutkan. Pantas saja di akhir atraksi kita diminta bertepuk tangan untuk diri sendiri karena berani naik wahana ini.

Pintu Masuk Revenge of The Mummy yang mengesankan

Setelah naik atraksi yang seru, kita bisa bersantai naik Treasure Hunter, wahana untuk anak-anak di area ini yang menampilkan mobil kuno berisi 4 orang yang berjalan di atas rel mengelilingi area yang dibuat seolah-olah sebagai tempat penggalian harta karun Mesir.

Treasure Hunter

Hampir di semua wahana kita bisa berfoto gratis dengan tokoh-tokoh yang menjadi ikon area tersebut. Seperti di Ancient Egypt ini yang menjadi ikon adalah Pharaoh, maka pada jam yang telah ditentukan akan muncul para tokoh tersebut untuk berfoto bersama pengunjung.

Berfoto Bersama Pharaoh

Sci-Fi City

Area ini di gambarkan sebagai kota metropolis di masa depan yang penuh dengan kecanggihan. Di tempat ini terdapat dua atraksi yang menjadi bintang Universal Studio yaitu duel roller coaster tertinggi di dunia yang bernama Battlestar Galactica : Human vs Cyclon. Dengan tinggi sekitar 47 meter dan lintasan yang meliuk-liuk bisa dibayangkan serunya naik roller coaster ini.

Lintasan Battlestar Galactica

Yang HUMAN masih bisa dibilang lebih beradab karena tempat duduknya seperti roller coaster biasa walaupun pada salah satu titik kecepatannya bisa mencapai 90 km/jam. Sedangkan CYCLON jauh lebih mengerikan,  tempat duduknya berbentuk kursi yang membuat kaki kita tergantung-gantung padahal lintasannya sendiri terdiri dari banyak maneuver yang sangat mengerikan. Pada satu titik kita akan dijatuhkan dari ketinggian 5 meter untuk merasakan sensasi hampir menabrak tanah (hiii). Belum lagi belokan-belokan tajam yang membuat penumpang merasa terlempar dari kursinya.

HUMAN

HUMAN

CYCLON

Atraksi ini disebut dueling roller coaster karena keduanya dimainkan pada saat yang bersamaan sehingga pada satu titik kita bisa melihat wajah-wajah ngeri orang yang naik HUMAN atau sebaliknya.

Bila Keduanya Bertemu

Setelah deg-degan naik dueling roller coaster, kita bisa bersantai sejenak naik Accelerator, wahana untuk anak-anak yang berbentuk bundar melingkar-lingkar

Accelerator

New York

Bila memasuki area ini, orang akan dibuat seolah-olah berada di New York era post modernisasi sekitar tahun 1949 dengan bentuk bangunan, tempat pejalan kaki, dan lampu-lampu neon persis seperti di film jaman baheula. Di tempat ini bahkan terdapat tiruan New York Public Library dengan 2 patung singa di gerbang masuknya.

Tiruan New York Public Library

Ada 2 atraksi di tempat ini yang cukup menarik perhatian. Sayangnya yang satu yaitu Stage 28 masih dalam perbaikan. Atraksi lainnya yaitu Lights! Camera! Action yang dihost oleh Steven Spielberg menggambarkan cara pembuatan special effect di suatu film. Suatu panggung kosong akan disulap sedemikian rupa sehingga selama 3 menit para penonton dapat merasakan bagaimana dahsyatnya badai besar yang menghantam kota New York.

Badai New York di Singapura

Hollywood

Area ini menjadi pintu masuk utama Universal Studio. Dibuat seperti tiruan Hollywood Boulevard yang terkenal, dalam area ini terdapat pohon-pohon palem dan Hollywood Walk Of Fame dengan nama-nama bintang terkenal di lantainya.

Hollywood Walk Of Fame

Hanya ada satu atraksi di area ini yaitu Pantages Hollywood Theatre, gedung teater indoor berkapasitas 1500 orang yang menampilkan pertunjukkan music dan tari. Saat itu, teater ini menampilkan pertunjukkan bertema rock-n-roll berjudul “Monster Rock!”.

Pantages Hollywood Theatre

Selain atraksi tersebut area ini dipenuhi oleh bangunan-bangunan restaurant dan toko-toko souvenir bergaya Hollywood.  Bila ingin berfoto bersama tokoh-tokoh Universal Studio seperti : Po dari Kung Fu Panda, Frankenstein’s Monster, Wood Woodpecker, Charlie Chaplin dan lain-lain maka di area inilah tempatnya.

Beetle Juice

Pada jam 19.00 ketika theme park ini tutup, kami keluar untuk makan malam di 7 Eleven sebelum masuk lagi untuk menyaksikan Lake Hollywood Spectacular suatu pertunjukkan kembang api yang diadakan setiap Jum’at, Sabtu dan Minggu malam jam 21.00 di danau buatan yang terdapat di area Hollywood.

Pertunjukan Kembang Api

Setelah menyaksikan pertunjukkan kembang api yang menakjubkan, kami naik Sentosa Ekspress kembali ke Vivo City yang dilanjutkan dengan naik MRT menuju hotel.

Perhitungan Biaya Hari Ke 3

Advertisements
 
40 Comments

Posted by on June 2, 2011 in Singapura

 

Tags: , , ,

40 responses to “Hari Ke 3 (Singapura)

  1. bryan007

    December 29, 2011 at 8:44 am

    Halo Mbak,,terimaksh banyk buat info2nya yang super2 lengkap,,sangat2 membantu 🙂

     
    • aremaronny

      December 29, 2011 at 11:13 am

      Terima Kasih Bryan 🙂

       
  2. Anggraini Karimuddin

    February 8, 2012 at 2:08 pm

    Wah infonya mantab.. Thanks ya 🙂

     
    • aremaronny

      February 9, 2012 at 1:16 pm

      Terima Kasih juga mbak Anggraini..

       
  3. Aming

    February 11, 2012 at 3:07 pm

    infonya lengkap, sangat terinci dan berguna. trims berat

     
    • aremaronny

      February 11, 2012 at 5:55 pm

      Terima Kasih Angelica..

       
  4. latifah

    February 23, 2012 at 8:51 am

    mbak tiket trans studio itu tiket terusan ya ? ,, sekali bayar utk semua wahana? ,, tq

     
    • aremaronny

      February 23, 2012 at 9:55 am

      Halo Latifah..Tiket Trans Studio (atau maksudmu universal studio?) adalah tiket terusan. Sekali bayar untuk semua wahana.

       
  5. ace_circa_uk

    April 8, 2012 at 8:09 am

    info yg sangat membantu sekali….
    cukup detail….sampai ke jenis atraksi nya….
    terima kasih

     
    • Vicky Kurniawan

      April 8, 2012 at 7:37 pm

      Terima Kasih juga Ace..

       
  6. iin

    April 11, 2012 at 7:23 pm

    bunda, mau tanya kl keluar negeri g punya kartu kredit merepotkan ga sih? u pembelian dan isi ulang EZ-Link Itu dimana ya bunda? share ya

     
    • Vicky Kurniawan

      April 20, 2012 at 6:56 am

      Kartu kredit sangat penting untuk pemesanan tiket pesawat dan booking hotel. Setelah itu ya dipakai cuman in case of emergency saja. Untuk pembelian dan isi ulang EZ Link bisa melalui loket atau dari mesin penjualan tiket otomatis yang banyak tersebar di staisun MRT.

       
  7. latifah

    May 18, 2012 at 8:07 pm

    mohon infonya dari USS kalo mau ke Song of the Sea ,,, berapa lama dan naik apa ? ,,,tq 🙂

     
    • aremaronny

      May 19, 2012 at 4:48 pm

      Naik Sentosa Ekspress mbak. Song of The Sea berada di Beach Station sedangkan Universal Studio berada di Waterfront Station. Jaraknya mungkin hanya 1 menit naik kereta dan keretanya gratis karena sudah termasuk dalam tiket masuk Sentosa Island senilai S$3.

       
  8. niar

    January 23, 2013 at 4:10 pm

    Sore mbak,,,salam kenal aku niar…mba besok aku mau ke USS, tiket USS ada yg ngga terusan ngga ya mba?…thanks mba info nya

     
    • aremaronny

      January 23, 2013 at 11:33 pm

      Salam kenal juga mbak Niar, sepengetahuan saya sih tidak ada yang tidak terusan.

       
  9. dennis

    March 25, 2013 at 8:46 pm

    hi mbak…
    mbak nya sendiri naik Galatica ga? aman ga sih? kok klo dr gbr nya syerem abis.. dan kok di foto yg naek banyak org tua nya ya…

     
    • aremaronny

      March 26, 2013 at 6:27 am

      Saya naik Galactica yang Human, he he nggak berani naik yang Cyclon. Aman kok…tapi waktu turun, kaki sampai gemetaran :).

       
      • dennis

        March 26, 2013 at 1:36 pm

        soalnya itu yg Human pengamannya kok cuma di bagian pinggang ke kaki aja… ga ada untuk dada ya?

         
      • aremaronny

        March 27, 2013 at 6:41 am

        Ha ha ha iya…mungkin dibuat begitu untuk menambah keseruan…tapi saran saya, kalau mas Dennis tidak yakin, jangan naik, buat apa menyiksa diri sendiri. Kita datang dan bayar kan untuk enjoy bukan untuk sakit jantung atau jadi pusing tujuh keliling :).

         
  10. Hendra

    March 26, 2013 at 1:42 pm

    Terima kasih mbak ada info travelling nya … enak dibaca lho..
    btw akhir bulan ini saya mau ke Singapore, rencana nya 5 hari, salah satu jadwal saya adalah ke USS + Song of the Sea di hari yg sama, dengan perhitungan USS tutup jam 19.00, Song of The Sea start 19.40, jadi supaya tidak menunggu terlalu lama. Terus besok nya baru rencana saya akan kell2 Sentosa Island + masuk ke SEA Aquarium yg baru itu… So,… will it be a wise schedule for me?

    Thanks

     
    • aremaronny

      March 27, 2013 at 6:47 am

      Halo mas Hendra, senang juga mas sudah mau menjadi pembaca saya. Kalau pergi ke USS-nya hari Jum’at atau Sabtu, setelah tutup masih ada pertunjukkan kembang api yang dimulai jam 9 malam. Pertunjukkannya bagus sehingga sayang kalau dilewatkan. Jadi kalau mas perginya pada hari-hari itu mending Song Of the Seanya ditaruh di lain hari saja.

       
      • Hendra

        March 27, 2013 at 9:33 am

        Kebetulan saya kesana tgl 30 Maret-3 April ini mbak, saya menghindari tgl 30-31 secara itu peak day, dan waktu liburan sekolah di Indonesia juga yg notabene pasti membanjiri SIN utk liburan. Rencana saya ke USS nya hari Senin mbak, tgl 1 April. Sebenernya pengen sih mbak liat fireworks nya, tp klo kebayang antri wahana nya sampe mengular jadi malas, ingat2 waktu saya di Genting antri untuk naek Go Kart saja antri nya 40 menit sendiri, bener2 ngabisin waktu mbak :Apalagi perjalanan kali ini orang tua saya juga ikutan.. ga tega kalau mereka kecapean… 😦

         
      • aremaronny

        March 28, 2013 at 6:20 am

        He he he pinter mas Hendra, kalau gitu masih nutut lah mas kalo mau liat Song of The Seanya. Jadi di USS itu enaknya di depan masing-masing wahana ada petunjuk waktu tunggu yang Insyaallah sangat akurat. Jadi kalau dapat waktu tunggu yang lama langsung ditinggal saja ke wahana lain. Cuman kan terkadang kita males banget kalo mau balik lagi. BTW, ini saya nemu website bagus bila ingin berkunjung ke USS http://www.travel-living-bliss.com/useful-tips-when-visiting-universal-studio-singapore/

         
  11. Hendra

    April 9, 2013 at 9:59 am

    Terima kasih mbak atas info2 nya…
    Perjalanan saya ke SIN cukup menyenangkan, jadi pengen balik ke sana lagi.. heheheee…
    Pas waktu itu, mbak sempet ke Gardens by The Bay ga? very recommended lho mbak terutama Cloud Forest nya (untuk yg naik SQ dapet disc 10%), kebetulan sodara saya dari NY ke Spore naek SQ jadi kita dpt disc semua lho.
    Untuk USS sendiri sangat berkesan.. saya disana mulai pagi sampe tutup mbak trus lanjut Song of The Sea dan bsk nya masih balik ke Sentosa buat masuk SEA Aquarium (sempet ntn Typhoon Theatre yg asik dimana kita diajak ntn film 4D dimana seakan2 kita naek kapal dan kapal itu akhirnya tenggelam kita ikut tenggelam, tau2 udah di depan pintu masuk Aquarium nya), dan observe ke Sentosa lain macam imbiah lookout, siloso (baca dr catetan mbak).
    Naik kapal di clarke quay juga asik, ditambah sesuatu yg wajib foto di merlion park, masuk esplanade (ga ada apa2nya disini hehehee), marina bays, chinatown.
    Sayang nya pas mau cari Macy’s ternyata udah tutup…. 😦

    Terima kasih ya mbak atas catatanya yg sangat membantu…

     
    • aremaronny

      April 10, 2013 at 5:18 am

      Ikut senang karena catatan perjalanan saya bisa membantu mas Hendra. Sayangnya waktu saya kesana Gardens By The Bay-nya belum buka, tapi next time kalau dikasih rejeki ke SING lagi pasti akan saya kunjungi. Terima kasih atas tambahan infonya yah…

       
  12. ema

    December 16, 2013 at 1:09 pm

    mbak vicky, rencana bulan januari saya dan keluarga (suami dan anak saya umur 4 th) mau berlibur ke singapore, krn budget pas-pasan, kami cari hotel yang murah2 saja (600-700/ malam) setelah saya browsing sana sini, nemu fragrance hotel-ruby di daerah geyllang, tapi setelah cari info di mbah google banyak komentar kalo geyllang adalah red districk disana, apakah benar mbak? trus apakah itu sangat menggangu? punya pengalaman menginap di fragrance hotel – ruby nda mbak? padahal harga sdh sesuai budget, maklum saya travelling dgn anak saya yg masih kecil takutnya kurang nyaman.
    terima kasih atas saran nya

     
    • aremaronny

      December 17, 2013 at 10:06 am

      Iya benar mbak. Geylang memang daerah Red District. Saya sendiri belum pernah punya pengalaman menginap disana tapi menurut teman-teman traveler yang lain walaupun red district daerahnya tetap aman walaupun memang ada beberapa gang di daerah Geylang yang harus dihindari.

       
      • Ema

        December 17, 2013 at 10:19 am

        Thanks buat advise nya mbak, kalo boleh tau gang2 mana saja ya yg kita harus aware?
        Thanks ya mbak

         
      • aremaronny

        December 18, 2013 at 11:27 am

        Lorong bernomor ganjil di bagian utara dan lorong genap di bagian Selatan. Sedangkan para PSK biasanya berkeliaran di Lorong 8 dan Lorong 22.

         
  13. myblessedbutik

    January 20, 2014 at 11:17 pm

    Hi mbk Vicky senang bs mampir di blog mbk, mbk kalau untuk ticket uss apakah bs dibeli jauh jauh hari lwt online atau on the spot disana saja mbk? Kalau bs beli secara online apakah aku bs minta link nya? Thank you mbk Vicky

     
  14. Fuista

    June 12, 2014 at 5:22 pm

    mbak vicky.. aku mau nanya kalo dr vivocity ke uss naik monorail , trs setelah dr uss mau ntn song of the sea bli tiketx dimana y? pas di vivo city sblm nae monorail?

     
    • aremaronny

      June 13, 2014 at 6:50 pm

      Tiket Song of The Seanya beli di Vivo City sebelum naik monorail.

       
  15. Yosua

    December 19, 2014 at 1:35 pm

    mba, mau tanya nih, di atas kan mba brangkat n pulang dari USS naik Sentosa Express, tapi di perhitungan biaya Harga Tiket Sentosa Express kok cuma Rp.21k sekian? Pas baliknya itu apa gratis mba? mohon bantuannya. Thx bantuannya 🙂

     
    • aremaronny

      December 19, 2014 at 7:12 pm

      Naik Sentosa Express bayarnya satu kali aja mas saat masuk. Selebihnya gratis.

       
  16. Fahriyana

    September 18, 2015 at 9:54 pm

    selamat malam mba.

    mba bulan depan saya rencana mengunjungi shenzen dan singapore. menurut mba bagus mana antara happy valley dan universal studio?
    terimakasi 🙂

     
    • Vicky Kurniawan

      September 19, 2015 at 7:51 pm

      Universal studio lebih bagus pakai banget mbak. Bahkan menurut saya sekali seumur hidup paling tidak harus kesana.

       
  17. Ebi

    December 29, 2015 at 9:34 pm

    Selamat malam mba, mau tanya, saya sudah ada tiket USS dan SEA Aquarium utk liburan akhir tahun, nah apakah bisa kalau tiket USS dipakai pada tgl 31 des 2015 dan SEA Aquarium dipakai pada tgl 1 jan 2016? Terima kasih.

     
    • Vicky Kurniawan

      December 30, 2015 at 1:59 pm

      Bagaimana syarat dan ketentuan yang berlaku di tiket tersebut?.

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: