RSS

Hari Ke-5 (Shenzhen)

29 Nov

Oleh : Vicky Kurniawan

Hari ini sebenarnya saya sudah menyusun rencana untuk pergi ke Dameisha Beach sebelum mengunjungi Overseas Chinese Town East (OCT East), sebuah theme park yang berjarak 3 jam di sebelah timur Shenzhen. Sepulang dari OCT, kami berencana mampir ke Luohu Shopping Complex di stasiun Luohu. Sayangnya, semua tidak dapat terlaksana karena faktor “U” :). Capek karena perjalanan hari-hari sebelumnya, mood jadi turun. Membayangkan naik bis ke luar kota, mesti berangkat pagi-pagi padahal maunya santai-santai saja dan berangkat jalan agak siang. Belum lagi kalau kesasar pasti akan lebih menguras tenaga karena kendala bahasa. Akhirnya demi menjaga mood, ritme diturunkan dan itinerary dirubah total banting stir cari tempat rekreasi yang dekat dan kemungkinan nyasarnya kecil. Pilihan jatuh pada Happy Valley, sebuah theme park yang letaknya berseberangan dengan Window Of The World. Dari Luohu tempat ini dapat dicapai dengan Shenzhen metro turun di stasiun WOW exit A. Dari kelima theme park Happy Valley (Beijing, Chengdu,  Shanghai dan Wu Han) Shenzhen Happy Valley adalah yang pertama dibangun oleh OCT Group sebuah perusahaan theme park terkemuka di Cina yang juga memiliki WOW dan Splendid China.

Wahana UFO di Beijing Happy Valley

Shenzhen Happy Valley

Dibahas dengan detil di buku Claudia Kaunang “2 Juta Keliling Macau, Hongkong dan Shenzhen” tapi tidak disebut satu katapun di buku Lonely Planet “Hongkong, Macau City Guide” membuat saya penasaran juga dengan theme park ini. Lonely Planet gitu loh ! harusnya kan lebih lengkap. Begitu keluar dari exit A di stasiun metro WOW kita akan langsung disambut oleh billboard besar bertuliskan Happy Valley dengan taman kecil di depannya. Tapi tengak-tengok kok tidak ada gerbang masuk dan tidak ada petunjuk arah mesti kemana. Akhirnya kita memutuskan jadi penguntit, pokoknya kalau ada yang foto di depan billboard Happy Valley akan kita ikuti dengan asumsi mereka adalah turis juga. Sialnya gerombolan turis pertama yang kita ikuti masih mampir-mampir dulu ke toko beli cemilan :). Usut punya usut ternyata dari exit metro mesti jalan dulu sejauh kurang lebih 500 mt ke arah kiri atau ke arah jalan Qiaocheng W Street barulah ketemu pintu gerbangnya.

Billboard Happy Valley dan Gerbang Tiketnya

Shenzhen Happy Valley memiliki kurang lebih 100 atraksi permainan yang tersebar di 9 area dengan tema yang berbeda. Ke 9 area tersebut adalah : Spanish Square, Cartoon City, Mt. Adventure, Gold Mine Town, Shangri-la Woods, Sunshine Beach, Typhoon Bay, Playa Maya Water Park dan Happy Times. Dari sekian banyak permainan tersebut ada beberapa yang memang patut dicoba yaitu :

* Shoot The Chute, kalau di Dufan samalah dengan wahana Niagara. Berbentuk log flume yang meluncur dari ketinggian 30 meter. Kalau tidak mau basah beli saja jas hujan sekali pakai yang dijual di loketnya atau kalau mau hemat bawa saja jas hujan sendiri.

Shoot The Chute

* Top Spin, sama dengan permainan Tornado Dufan hanya ukurannya lebih kecil.

Top Spin

*Discovery, nah kalo yang ini memang tidak ada di Dufan ataupun di Universal Studio Singapura. Berbentuk ayunan raksasa dimana tempat duduknya diatur melingkar seperti roda. Selanjutnya pengunjung akan diayun dan diputar seperti sepotong friesbee.

Discovery

* Bullet Coaster, merupakan wahana terbaru di Happy Valley. Berupa roller coaster 4 tempat duduk dengan puncak lintasan melengkung seperti ujung peluru. Konon kecepatannya mencapai 140 km/jam. Sayangnya sampai tulisan ini dibuat, belum ada tanda-tanda dibuka padahal semua lintasannya sudah lengkap.

Bullet Coaster

* Suspended Looping Coaster,  dengan lintasan sepanjang kurang lebih 700 mt, roller coaster ini bisa disamakan dengan Cyclone-nya Universal Studio Singapore tapi dengan kecepatan yang lebih rendah (sekitar 89 km/jam).

Suspended Looping Coaster

* Space Shot, dalam wahana ini pengunjung didudukkan dalam 3 deret kursi yang diatur mengelilingi ke-3 sisi tiang Space Shot. Selanjutnya mereka dikerek keatas setinggi 60 meter sebelum dijatuhkan ke bawah dengan kecepatan tinggi. Ada versi mini dari wahana ini yaitu Sky Drop yang tingginya “hanya” 30 mt.

Space Shot-Siapa yang mau dijatuhkan dari tiang setinggi itu?

*Playa Maya Water Park, bila suka basah-basahan di tempat ini terdapat water park yang hanya buka dari tanggal 1 Mei s/d 1 Oktober. Disebut Playa Maya karena seluruh eksterior dan interiornya didekorasi seperti kuil kuno suku Maya. Ada dua atraksi yang menarik di wahana ini yaitu : Aqua Loop, dari menara setinggi 17 meter pengunjung diseluncurkan secara vertikal dengan kecepatan 60 km/jam sebegitu cepatnya sehingga dia bisa membuat “loop” atau lingkaran dengan kemiringan 45 derajat hanya dalam waktu 7 detik. Atraksi lain adalah Mat Racers, seluncuran 4 baris dengan tinggi sekitar 14 mt dengan daya luncur 14 m/detik cukup menegangkan juga.

Aqua Loop & Mat Racer

Untuk menjelajahi taman seluas 35 hektar ini, naik saja Sightseeing Bus seharga Y20 perorang (Rp. 26.000). Kereta bermuatan 12 orang ini akan membawa kita mengelilingi Shenzhen Happy Valley dengan model Hop and Off. Tiketnya berupa gelang kertas anti air, bila ingin turun di suatu area tinggal bilang sama supirnya dan bila ingin naik lagi tinggal menyetop Sightseeing Bus yang lewat. Ini mungkin pilihan terbaik bagi kakek dan nenek seperti kami :). Yang menyenangkan walaupun ini theme park harga makanannya tidak gila-gilaan, biasa saja seperti harga di luar. Menariknya lagi, petugas yang berjaga di atraksi-atraksi tertentu (terutama yang menjadi highlight seperti Sky Drop dan Suspended Looping Coaster) menghibur pengunjung dengan menari dan menyanyi. Mereka juga mewawancarai dan menggoda pengunjung yang kelihatan takut sehingga tidak tegang sembari menunggu.

Sightseeing Bus

Selain Sightseeing Bus, ada Happy Line, sebuah kereta monorail dengan jalur sepanjang 3.8 km yang berjalan melintasi semua theme park di area OCT. Dari atas kereta ini, pengunjung dapat menikmati keseluruhan taman Happy Valley, Window Of The World, Splendid China & China Folk Cultural Village serta Ecology Plaza termasuk Mangrove National Park yang merupakan cagar alam nasional di Shenzhen Bay Crescent. Tiketnya sebesar 40 Yuan perorang. Sayangnya saya tidak berkesempatan mencoba karena saat itu monorail ini sedang tidak jalan dalam rangka perbaikan tahunan.

Monorail Happy Line

Secara keseluruhan menurut saya pribadi, Shenzhen Happy Valley ini kurang menarik. Beberapa jenis permainannya hampir samalah dengan Dufan, bahkan dari beberapa segi masih kalah bila dibandingkan dengan Universal Studio Singapura. Tapi untuk jenis-jenis permainan yang lebih menantang rangkingnya berada diatas Hongkong Disneyland dan Dufan. Jadi, bila suka permainan-permainan yang menegangkan dan memacu adrenalin yah disinilah tempatnya tapi bila tidak suka sebaiknya jangan pergi ke Happy Valley karena tanpa menjajal permainan tersebut tempat ini hanyalah theme park biasa. Website resmi Shenzhen Happy Valley dapat diklik disini.

Setelah puas bermain-main, sekitar jam 3 siang kami meninggalkan Happy Valley untuk menjajal keberuntungkan di Splendid China. Lagi-lagi kami kurang beruntung, karena tamannya malah tutup. Akhirnya kami naik metro dan berhenti di stasiun Shopping Park.

Shopping Park

Terpesona oleh Dongmen Pedestrian Street, tentu saja kami mengharapkan pengalaman yang sama disini. Ternyata tidak sesuai harapan, yang namanya Shopping Park hanya sebuah kumpulan mall dan toko biasa.  Kebetulan pemberhentian ini memang dekat dengan CBD-nya Shenzhen. Yang paling terkemuka adalah mall Coco Park yang dibangun separuh dibawah tanah dan separuh diatas. Barang-barang yang dijual disini memang lebih mewah dan mahal. Supermarketnyapun punya Jusco yang harga dan kualitas barangnya premium. Setelah melihat-lihat kami makan siang di restoran Subway dan beli cemilan di 7 Eleven sebelum pulang ke hotel. Jam 16.30 sampai di hotel langsung istirahat sore. Benar-benar hari yang tidak produktif :). Bagaimanapun faktor “Usia” memang tidak bisa dibohongi. Baru dalam perjalanan kali ini saya merasakan lelah dan turunnya mood. Waktu masih muda dulu tidak pernah ada acara pakai mampir-mampir ke hotel segala, langsung jos dari jam 7 pagi sampai jam 9 malam. Maka dari itu, kalau ada yang bilang jalan-jalanlah selagi muda memang benar adanya :).

Coco Park Mall

Luohu Commercial City

Selepas Maghrib, kami berjalan-jalan ke Luohu Commercial City yang berjarak kurang lebih 500 mt dari hotel. Namanya sih memang keren, tapi sebenarnya tempat ini hanyalah mall 5 lantai yang menjual berbagai macam barang mulai dari jam tangan, tas, baju sepatu sampai alat-alat elektronik seperti handphone dan tablet. Walaupun sangat populer di kalangan turis, warga Shenzhen sendiri menghindari membeli di tempat ini karena mutu barang yang sangat diragukan terutama alat-alat elektronik. Banyak sekali peringatan yang dikeluarkan di berbagai website tentang penipuan yang banyak terjadi di tempat ini. Untunglah pada saat jalan-jalan kesana kami tidak menjumpai kejadian yang aneh-aneh. Malah saya “menemukan” sepatu jalan yang enak hanya seharga Rp. 50.000,- dan Huawei Tablet seharga Rp. 800.000 sudah lengkap dengan aksesorisnya yang masih bisa dipakai sampai sekarang. Satu lagi yang saya kagumi dari para penjual di tempat ini adalah kegigihannya. Rata-rata mereka masih berusia muda tapi teknik jualannya sangat lihai. Untunglah, suami saya termasuk orang yang jago tawar menawar kalau tidak habislah kami “diporoti” mereka :).

Luohu Commercial City

Setelah puas menjelajahi tempat ini jam 21.30 kami pulang ke hotel. Benar-benar hari yang tidak produktif tapi cukup menyegarkan. Dengan badan yang kembali segar dan mood yang kembali naik kami siap menjelajahi Macau keesokan harinya.

Biaya Hari Ke-5

Advertisements
 
26 Comments

Posted by on November 29, 2011 in Shenzhen

 

Tags: , , , ,

26 responses to “Hari Ke-5 (Shenzhen)

  1. lucy

    December 5, 2011 at 10:03 pm

    Mbak Vicky, blog Anda is really helpful. Saya emang lagi nyari info HK-SZ-Macau buat trip saya minggu mendatang. Wah yg info Macau mana nih? Ditunggu banget kelanjutannya.

     
    • aremaronny

      December 6, 2011 at 8:47 am

      Terima kasih Lucy. Kapan berangkatnya?. Kalau kamu tergesa-gesa nanti aku kirim itinerarynya via e mail.Soalnya kalau nunggu tulisanku bakalan lama,nulisnya tergantung mood sih..:)

       
  2. fany

    February 28, 2012 at 4:29 pm

    mba vicky maaf saya mau tanya lagi. kunjungan saya ke shenzhen itu hari jumat dan teman saya musti jumatan. menurut mba vicky enaknya dr luohu jalan2 ke dongmen trus solat jumat di meilin mosque lalu ke wow atau giimana mba? dongmen apakah buka dr pagi? trimakasi info dan saran-nya mba..sori nanya terus ;p

     
    • aremaronny

      March 1, 2012 at 6:35 am

      Rencanamu sudah bagus Fany, Kebanyakan toko-toko di Dongmen buka dari jam 10 pagi sampai 10 malam. Ke WOW setelah jumatan juga tidak masalah karena WOW buka sampai jam 10.30 malam.

       
  3. Annie

    March 14, 2012 at 10:51 am

    Mbak Vicky, salam kenal… blognya menginspirasi banget mbak. Aku berminat kapan-kapan mau ke sana juga…. Aku sudah buat sedikit rencana dengan masuk dari Macau, trus ke Hongkong dan pulang dari Shenzhen. Tapi katanya kalau masuk dari Luohu nggak boleh keluar dari bandara mbak, harus keluar lewat Luohu lagi. Jadi rencananya di ubah dengan pulangnya dari Hongkong. Aku mau tanya mbak, kayaknya bisa nggak ya, dalam sehari itu dari Hongkong ke Shenzhen tidak menginap dan balik lagi ke Hongkong (Jaraknya jauh nggak). Tujuannya di Shenzhen sih cuma ke WOW sama Splendid China dan sedikit belanja… makasih mbak…

     
    • aremaronny

      March 14, 2012 at 3:52 pm

      Sepertinya saya kok tidak pernah tau aturan begitu ya (apa saya kurang riset?). Waktu itu saya masuk lewat Lowu keluar lewat Shekou juga tidak masalah. Bisa saja a day tour ke Shenzhen karena naik kereta hanya memakan waktu 1,5 jam. Tapi sebetulnya sayang juga dengan VOA sekitar Rp. 200.000 masa tidak menginap..:).

       
  4. Dinni

    August 31, 2012 at 5:01 pm

    halo mba vicky Im back, mau ke HK lagi, kali ini mampir shenzen yang kmaren nggak sempet didatengin. Jadi sebenernya plan A dari shenzen mau lanjut Guangzhou dan langsung balik ke Hk (nggak nginep, tapi dari pagi sampe malem pol) plan B nya ke shenzen saja tapi bingung kemana lagi selain dong men, lou hu dan wow. themepark nggak masuk list karena pada males main. kmaren sempet mampir ke meilian mosque nggak ? jauh & susah nggak jalannya dari metro station shixia ? trus slama di shz makan halal dimana aja mba ? di blkg dongmen katanya ada resto muslim tapi namanya apa mungkin tau dan perkiraan letaknya.
    makasih banyak mba

     
  5. Vina

    March 14, 2013 at 2:33 pm

    Dear Mbak Vicky,
    Penasaran knp ga jadi di OCT east waktu itu? Apakah ga recommended ya? Trus kalau ke OCT east turun di stasiun OCT east dekat ga dari situ… Thanks berat infonya….

     
    • aremaronny

      March 16, 2013 at 10:57 pm

      He he halo mbak Vina, sebetulnya waktu itu saya tidak ke OCT karena kecapekan saja. Kalau boleh memilih lagi saya akan pergi ke OCT daripada ke Happy Valley. Rencananya waktu itu rute transportasi saya akan seperti ini : Dari Luoho naik metro sampai ke Grand Theatre, interchange ke Huangbeiling, naik sampai ke stasiun Yijing keluar Exit B. Kemudian jalan ke 峰景台8B bus station ambil jalur bus 308B terminus di OCT East. Pulangnya dari OCT East rencananya mau ke Dongmen, rutenya naik bus 308 B, 13 pemberhentian, jalan kaki ke Metro Henggang, naik sampai Metro Laojie Station exit A. Kalau mbak Vina berkenan, bisa nih mbak mengetes jalur saya diatas :).

       
  6. ririn

    April 3, 2013 at 11:21 am

    hai lagi mbak vicky…makasih ya mbak jawaban2nya. Ak mau tanya lg nih mbak, di shenzhen ada penitipan tas gt ga ya? soalnya saya pulang dari shenzhen tp mau flightnya malem jd mau jalan2 dl disana berat kalo bawa2 ransel. makasih sebelumnya mbak..

     
    • aremaronny

      April 4, 2013 at 6:24 am

      Di stasiun kereta Shenzhen banyak mbak tempat penitipan tas, ada yang di bagian dalam stasiun dan diluar. Yang diluar lokasinya dekat dengan hotel Shangrila Shenzhen.

       
  7. vina

    May 31, 2013 at 9:35 am

    mba vicky, voa masih bisa nggak ya dari hk ke shenzhen?saya rencana ke shzn nya tgl 1-2 aja< kl ngurus visa di jkt mahal,trus dipakenya cuma 1hari sayang juga< enaknya gimana ya? trims ya Mbak

     
    • aremaronny

      May 31, 2013 at 6:38 pm

      Kabar terakhir masih bisa mbak Vina. Tapi lebih baik jangan membuat bookingan hotel atau pesawat di Shenzhen untuk jaga-jaga saja siapa tahu VOAnya tutup.

       
  8. Johny

    June 10, 2013 at 7:40 pm

    Halo mbak Vicky ,mau tanya tentang Shenzen tong Card, STCard itu utk dewasa aja atau ada yang utk anak2 juga ,klo ada yg anak2 hrg nya berapa ? Dan apa bisa di refund sewaktu mau balik lagi ke Hkg. TQ mbak

     
    • aremaronny

      June 12, 2013 at 6:48 pm

      Shenzhen Tong Card yang untuk anak-anak ada juga mas, yaitu untuk anak berusia 6 – 14 tahun dengan tinggi 1.2 – 1.5 meter. Dibawah itu masuk dalam kategori gratis. Fare untuk Child Pass adalah 50%. Sayangnya Shenzhen Tong Card hanya bisa direfund di kantornya di Shenzhen Tong Service Center 01A , 2nd Floor, Rongchao Economic and Trade Center, No. 4028 Jintian Road, Futian Central District, Shenzhen Tel: 86148620.

       
  9. andri rizal

    June 17, 2013 at 10:23 pm

    sekedar info,saat ini saya ada di shenzen 😉 terinspirasi dari cetita vicky,hehe.. VOA di Luo Hu masih bisa,prosesnya sama seperti yg diceritakan di blog vicky dan prosesnya gak lama..30 menit sudah bisa masuk shenzen 😉

     
    • aremaronny

      June 18, 2013 at 6:37 am

      Wah terima kasih mas Andri atas update infonya yah..enjoy the trip yah….

       
  10. jane

    June 21, 2013 at 7:03 pm

    Hai vicky.. blog anda bagus sekali. kalau boleh tahu, daerah yang dekat dengan tempat wisata di shenzhen di mana ya? Thanks

     
    • aremaronny

      June 21, 2013 at 7:53 pm

      Terima kasih mbak Jane. Waktu itu saya menginap di Luoho dengan pertimbangan dekat dengan stasiun Luho yang menjadi pusat transportasi di Shenzhen. Kalau suka belanja mbak bisa pilih menginap di daerah Dongmen

       
  11. Jason Carlo

    September 22, 2013 at 2:31 pm

    Hai mbak..kalo mau ke guangzhou dari shenzhen lewat stasiun Lou Hu kah?

     
    • aremaronny

      October 2, 2013 at 3:09 pm

      Iya mas Jason, kereta ke Guangzhou berada satu area dengan stasiun Lou Hu..

       
  12. Latifah nurul aini

    December 10, 2013 at 11:12 pm

    mb utk jadwal berangkat kereta dr hk ke shenzhen itu jam brp saja ?

     
    • aremaronny

      December 11, 2013 at 10:18 am

      Kalau dari East Tsim Sha Tsui kereta pertama berangkat jam 5:28am dan kereta terkahir jam 11:05pm. Kalau dari Lo Wu kereta pertama berangkat 6:38am dan yang terakhir 12:30am.

       
  13. mona

    December 20, 2014 at 3:40 pm

    salam kenal mbak, mohon infonya aku kan mau ke shenzen feb 15 dari hongkong naik kereta ke lowu, kalo balik ke hongkong lagi melalui lowu naik kereta KCR apakah biaya kereta juga sama mbak dengan biaya kereta Dari hongkong ke shenzen HKD 168..tks mbak ..

     
  14. bubur

    January 20, 2016 at 2:31 pm

    mba vicky, saya liat makan di sevel terus ya, ga mau icip2 kuliner khas china gt ?
    semacam dimsum or apa gt
    di sevel nya kok murah ya cuma 18 ribu, saya dulu di sg pling murah cuma 6$ dalam artian 60 rb rupiah
    makannya sevel nya jenisnya seperti apa, ada nasi ?
    kfc disana ga ada nasi bisa kenyang mba ?

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: