RSS

Hari Ke 4 : Bangkok (Chatuchak Weekend Market, Jim Thompson House, MBK & Bangkok Dinner Cruise)

03 Feb

Oleh  : Vicky Kurniawan

Today it’s a shopping day yeay, sebenarnya saya paling benci shopping, rasanya bukan hobi saya memegalkan kaki hanya untuk belanja. Kaki pegal, kantong kempes adalah efek negatif yang paling tidak saya suka. Kalau lagi ke mall atau pasar saya hanya suka melihat-lihat saja sekedar menambah pengetahuan tentang trend terkini dan harga barang. Tapi terlepas dari ketidak sukaan saya pada acara belanja, mau tidak mau saya tetap harus menyelipkan kegiatan melihat-lihat pasar atau mall karena satu hal yaitu oleh-oleh :).

Chatuchack Weekend Market (Photo By : Bangkok.com)

Chatuchack Weekend Market (Photo By : Bangkok.com)

Nah mumpung hari Sabtu saya masih ada di Bangkok, maka hari ini saya berencana mengunjungi Chatuchack Weekend Market, pasar akhir minggu terbesar di Thailand. Dari pasar ini, kami akan mengunjungi museum Jim Thompson dan mampir di salah satu mall paling terkenal di Bangkok, yaitu MBK. Shopping day ini akan ditutup dengan Bangkok Dinner Cruise yaitu makan malam diatas kapal yang berlayar membelah sungai Chao Phraya. Tiket Dinner Cruise-nya sudah dibeli 2 hari sebelumnya dari salah satu travel agen di Khaosan Road.

Chatuchack Weekend Market

Sebagai pasar akhir minggu terbesar di Thailand, Chatuchack Weekend Market dikunjungi hampir seperempat juta orang dalam sehari. Terbentang dalam area seluas 10 hektar, pasar yang mampu menampung 15.000 kios ini dibagi ke dalam 27 bagian sesuai dengan jenis produknya. Pengelompokkan ini bertujuan untuk memudahkan pencarian barang. Pasar yang dibuka tiap hari Sabtu dan Minggu dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore ini merupakan destinasi wajib kunjung bila sedang weekend di Bangkok.

1. Cara Menuju Chatuchak Weekend Market

Diperlukan waktu 1 jam perjalanan dari Nasa Vegas Hotel menuju Chatuchak dengan rute transportasi sebagai berikut :

Rute Chatuchak

Peta jalur kereta dari hotel menuju Chatuchak dapat dilihat pada gambar berikut (seperti biasa stasiun pemberhentian ditandai dengan kotak merah dan diberi nomor):

Rute Chatuchak

Kalau melihat peta rute kereta diatas, stasiun Makassan tampaknya bersambung dengan stasiun Phetchaburi. Tapi kenyataannya tidak demikian karena perbedaan jenis kereta. ARL City Line yang lewat di stasiun Makassan merupakan kereta dengan rel diatas sedangkan stasiun Phetchaburi merupakan stasiun MRT dengan rel bawah tanah. Jadi memang kita harus berjalan kaki keluar stasiun Makassan untuk sampai di Phetchaburi. Saat keluar dari stasiun Makassan ada semacam mobil pengangkut gratis menuju jalan besar. Dari tempat pemberhentian terakhir mobil tersebut, jalan lurus saja ke arah kanan sejauh kurang lebih 50 meter. Stasiun Phetchaburi terletak di sebelah kanan jalan. Peta jalan kaki dari stasiun Makassan ke stasiun Phetchaburi dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Peta Jalan Kaki Dari Stasiun Makassan ke Stasiun Phetchaburi (Sumber : Google Map dengan modifikasi sendiri)

Peta Jalan Kaki Dari Stasiun Makassan ke Stasiun Phetchaburi (Sumber : Google Map dengan modifikasi sendiri)

Update terbaru : Per Agustus 2013, terdapat jembatan penghubung antara Stasiun Makassan dan stasiun Petchaburi yang terletak di lantai 2 (terima kasih mbak Rika Chrisantani atas informasinya).

2. Makanan Halal di Chatuchack Weekend Market

Keluar dari stasiun Kamphaengphet exit 2 sampailah kita di area barat Chatuchack Weekend Market. Hal pertama yang kami lakukan adalah mencari warung makanan halal karena si mak langganan depan hotel sedang libur jualan. Ubek sana sini tidak ketemu juga maklum jam memang masih menunjukkan pukul 08.15 sehingga masih banyak kios yang tutup. Akhirnya kami menemukan satu warung dengan menu non babi yang buka, memang di depannya tidak ada tulisan halal tapi kami masuk juga dengan harapan toh kita hanya akan makan telur goreng dan ikan. Setelah selesai memesan makanan, duduklah kami sambil mengamati keadaan sekitar. Pembeli warung ini rata-rata para penjual di pasar itu yang tidak sempat sarapan dirumah. Lagi enak-enak ngobrol sambil menunggu pesanan makanan, tiba-tiba pemilik warung datang. Melihat kami (kebetulan salah satu teman seperjalanan berjilbab), dia langsung menghampiri dan menyarankan untuk tidak makan disini karena dia tidak menyediakan makanan halal. Waktu kami bilang kalau kami hanya pesan telur goreng dan ikan saja, dia tetap ngotot menyuruh kami pergi. Dia bilang karena dia menggoreng makanannya menggunakan lemak babi jadi apapun makanan disini menjadi tidak halal bagi kami. Wah salut juga sama kejujurannya, jarang banget ketemu orang seperti ini. Baiknya lagi dia menunjukkan letak warung makanan halal yang buka pagi-pagi begini. Alhamdulillah hari ini kami terselamatkan berkat jilbab dan kejujuran hati seorang pemilik warung.

Kios Makanan Halal di Chatuchak Weekend Market. Ramazan Doner Kebab (Kiri), Rahmatullah (Kanan Atas), Saman Islam (Kanan Bawah)

Kios Makanan Halal di Chatuchak Weekend Market. Ramazan Doner Kebab (Kiri), Rahmatullah (Kanan Atas), Saman Islam (Kanan Bawah)

Warung makanan halal yang disarankan oleh pemilik warung terletak di section 6, sayang saya tidak bisa menyebutkan namanya karena semua ditulis dalam bahasa Thai. Warung ini menjual ayam dan bebek panggang dengan harga makanan berkisar antara 50 B sampai 70 B. Sebenarnya saat banyak kios-kios yang sudah buka, warung makanan halal tidak susah dijumpai disini. Selain warung yang sudah saya coba diatas ada beberapa warung halal yang saya jumpai selagi berbelanja antara lain warung Saman (section 16 soi 24) yang menjual Tom Yam Kung (100 B) dan Pad Thai (50 B), warung Rahmatullah dan kios kebab Ramazan Donner Kebab. Selesai sarapan, mulailah kami menjelajahi pasar ini.

3. Barang-Barang yang Dijual di Chatuchak Weekend Market

Sebenarnya ada 8 jenis barang utama yang dijual disini antara lain : tanaman, barang antik, binatang peliharaan, makanan & minuman, bahan makanan segar & kering, keramik & koleksi rumah tangga, baju dan terakhir buku. Nah ke 8 jenis barang tersebut dijual di berbagai kios yang terbagi menjadi 27 area atau section. Kiosnya-kiosnya kebanyakan tidak permanen dan gang antar kios juga kecil, hanya cukup untuk dua orang jalan berdampingan. Dengan ribuan kios seperti itu Chatuchak memang bagaikan labirin yang bisa bikin orang bingung dan tersesat. Jadi sebelum berbelanja disini saya sarankan untuk mendownload peta pasarnya diwebsite resmi ini. Peta ini sangat berguna untuk mengetahui jalan keluar dan menentukan area-area mana yang ingin kita datangi.

Peta Chatuchack Weekend Market

Peta Chatuchack Weekend Market

Kalau ingin belanja buku misalnya, langsung datang saja ke section 1 yang ditandai dengan area berwarna kuning. Section ini memang surganya buku, mulai dari buku-buku first edition sampai majalah yang bisa dikoleksi dijual lengkap dengan harga yang murah. Kalau tidak ingat bagasi, rasanya pengen diborong habis-habisan :). Bagi penggemar fashion bisa datang ke section 5 – 6 dan 10 – 24, karena paling populer dan harganya murah-murah maka bagian ini selalu penuh sesak. Bagi penggemar barang antik, bisa berbelanja di section 26 tapi berhati-hatilah bila membeli barang disini karena para pengrajin Thai juga ahli dalam membuat barang palsu. Pastikan keaslian dokumen dan barangnya karena barang antik asli memerlukan dokumen untuk keluar dari pemeriksaan bea dan cukai.

Kios Buku (Atas), Barang Antik (Kiri Bawah) dan Scarf (Kanan Bawah)

Kios Buku (Atas), Barang Antik (Kiri Bawah) dan Scarf (Kanan Bawah)

Secara keseluruhan, barang-barangnya sangat bervariasi baik jenis maupun mutunya. Bila berbelanja souvenir, tawar saja sampai seperempat atau setengah harga yang ditawarkan. Untuk tas Thailand ukuran besar bisa didapat sekitar 80 B, kaos dewasa harganya bervariasi mulai dari 100 B dan souvenir kecil-kecil seperti gantungan kunci atau tempelan kulkas bisa ditawar mulai harga 100 B untuk 5 atau 3 tergantung kualitasnya.

Kios Souvenir di Chatuchak

Kios Souvenir di Chatuchak

Kalau kaki sudah capek berbelanja, dibagian makanannya (section 1, 17 – 19 dan 27) banyak warung-warung yang menyediakan berbagai macam food street dan penyegar seperti jus dan buah. Kalau ingin makan di tempat yang lebih nyaman seperti restoran ber AC langsung saja menuju bagian  Dream Section, semacam area untuk barang-barang yang lebih berkelas dengan target konsumen menengah keatas. Kalau tersesat dan terpisah dari rombongan jangan panik, karena ditengah pasar ada menara jam tinggi yang bisa dijadikan patokan untuk bertemu. Setelah hampir 4 jam menjelajahi Chatuchack kami kembali ke stasiun Kamphaengphet untuk naik kereta menuju target berikutnya yaitu Jim Thompson House.

Jim Thompson House

Jim Thompson adalah seorang tentara Amerika yang ditugaskan di Bangkok selama perang Dunia II. Terpesona dengan keunikan Thailand akhirnya dia memutuskan untuk tinggal di Bangkok setelah masa tugasnya berakhir. Selain memiliki keahlian sebagai arsitek, dia juga berbakat dibidang rancang busana dan pewarnaan textile yang membuatnya begitu tertarik untuk menghidupkan kembali seni tenunan sutra Thai. Begitu besar dedikasi dan usahanya mengenalkan sutra Thailand pada dunia hingga raja Thailand menganugerahinya the Order of the White Elephant, suatu penghargaan tertinggi bagi orang asing yang telah mengabdikan hidupnya bagi Thailand.

Jim Thompson House

Jim Thompson House

Tapi akhir hidup pahlawan sutra Thailand ini berakhir penuh misteri ketika dia dinyatakan hilang saat jalan-jalan sore di Cameron Highlands, Malaysia. Karena jasadnya tidak pernah ditemukan, hingga kini misteri ini tetap tidak dapat terpecahkan. Untuk menuju rumah sekaligus museum ini caranya cukup mudah.

Rute Jim Thompson

Peta rute keretanya ada pada gambar dibawah ini. Sebenarnya ada cara yang lebih mudah yaitu jalan kaki sepanjang pasar Chatuchack menuju stasiun Mo Chit kemudian naik Skytrain ke stasiun Siam. Tapi untuk menghemat waktu dan tenaga, saya memilih kembali saja ke stasiun Kamphaengphet. Pada saat turun di stasiun Chatuchack Park menuju ke stasiun Mo Chit perlu diingat bahwa keduanya adalah dua stasiun yang berbeda. Stasiun Chatuchak Park adalah stasiun MRT dengan jalur bawah tanah sedangkan stasiun Mo Chit adalah stasiun Skytrain dengan rel diatas. Jadi pada saat keluar dari stasiun Chatuchack Park cari saja jalur kereta diatas dan ikuti kemana arah keretanya. Kalau ragu tanyakan saja pada petugas arah stasiun Mo Chit.

Rute kereta Jim Thompson

Keluar di stasiun National Stadium, ambil saja exit 2 dan jalan kaki kurang lebih 450 meter menuju Jim Thompson House mengikuti arah peta dibawah ini. Jangan kuatir tersesat karena petunjuk jalannya jelas sekali. Sekali lagi bila ragu, tanya saja pada warga sekitar mereka pasti tahu dan menunjukkan arahnya. Saking ngetopnya sampai-sampai surat yang hanya bertuliskan alamat “Jim Thompson, Bangkok” saja bisa sampai dengan tepat ke rumahnya. Bila tidak ingin jalan kaki, di mulut jalan Soi Kasemsan 2 ada mobil golf gratis yang mengangkut pengunjung dari jalan besar menuju Jim Thompson House. Mobil golf ini jumlahnya terbatas, jadi saat sampai di mulut jalan mobilnya tidak ada, tunggu saja sebentar.

Peta Jalan Kaki Jim Thompson

Tiket masuk ke museum ini adalah 100 B dengan tur wajib selama 45 menit menyusuri isi rumah. Pada saat membeli tiket akan langsung ditanya mau tur berbahasa apa, kemudian jam turnya akan ditulis di tiket dan kita diminta menunggu. Selama menunggu kita diperkenankan melihat-lihat sekeliling rumah yang asri dan indah ini. Sebelum masuk kedalam rumah, semua barang harus dimasukkan ke dalam loker dan sepatu harus dilepas. Satu lagi tidak diperbolehkan membawa kamera, memotret hanya diperbolehkan di lingkungan sekeliling rumah setelah tur berakhir.

Pintu Gerbang Jim Thompson House Dan Keadaan Luar Rumah

Pintu Gerbang Jim Thompson House dan Bagian Sekeliling Rumah

Museum Jim Thompson ini terdiri dari 6 rumah kayu jati bergaya tradisional Thailand yang dibeli dari beberapa pemilik yang tinggal di berbagai penjuru Thailand dari Bang Krua sampai Ayuthaya yang kemudian dikapalkan dan dirakit di Bangkok. Pengerjaan perangkaiannya selesai pada tahun 1959. Bagian tertua rumah ini yaitu Drawing Room berasal dari awal abad ke 19 (dibuat sekitar tahun 1800). Rumah nan cantik ini memang penuh dengan barang-barang antik yang dikumpulkan oleh Jim Thompson selama masa hidupnya. Menelusuri rumah ini, serasa diajak kembali ke masa lalu, masa-masa dimana segala sesuatunya masih sederhana. Tapi bukan hanya barang antik yang membuat rumah ini unik, tapi perpaduan budaya antara barat dan timur yang membuatnya menarik. Sebagai contoh : Jim membuat kamar mandi di dalam rumah yang bertentangan dengan kultur Thailand tapi juga membangun rumah arwah (spirit house) dihalaman layaknya orang Thailand.

Bagian Dalam Jim Thompson House (Photo By : amusea museum)

Bagian Dalam Jim Thompson House. Ruang Makan (Kanan Atas), Ruang Tamu (Kiri Bawah) dan Spirit House (Kanan Bawah) (Photo By : amusea museum)

Selesai mengikuti tur, saya iseng-iseng melihat kedalam toko Jim Thompson’s Silk yang berada di halaman rumah. Toko ini menjual berbagai macam barang dari sutra dengan kualitas premium sehingga harganya juga premium. Untuk kaos saja harganya sudah diatas 1000 B, sedangkan untuk barang-barang kecil seperti dompet atau dasi harganya diatas 500 B. Walaupun tidak membeli, senang juga melihat-lihat barang disini. Secara keseluruhan, kunjungan ke rumah ini sangat saya rekomendasikan bagi pecinta sejarah, barang antik dan arsitektur. Dari keseluruhan kunjungan saya ke Bangkok, Istana Vimanmek dan Jim Thompson House lah yang paling membuat saya terkesan. Lebih jauh tentang Jim Thompson House bisa dilihat disini.

Mah Boon Krong (MBK)

Dari Jim Thompson House, kami berjalan kaki menuju Mah Boon Krong (MBK), “The Most Visited Mall in Bangkok”. MBK menjadi tempat wajib kunjung bagi pecinta belanja karena mall 7 lantai ini bisa dikategorikan sebagai discounted mall yang menyediakan barang dengan harga murah. Dibandingkan dengan Chatuchak, harganya memang lebih murah di Chatuchack (apalagi kalau pinter nawar), tapi untuk harga standar mall, MBK memang lebih murah.

Mall Mah Boon Krong

Mall Mah Boon Krong

Untuk menuju tempat ini, kita memang hanya perlu berjalan kaki dari Jim Thompson House. Kalau bingung mencari jalannya masuk saja ke stasiun BTS Skytrain National Stadium dan ikuti arah penunjuk jalan menuju MBK. Jalan dari stasiun BTS ini akan tembus ke lantai 2 dan 3 nya.

Rute Jalan Kaki MBK

Terus terang mall ini menjadi tempat favorit saya karena menyediakan musholla di lantai 6 dan ada Food Court di lantai 5 yang punya stand makanan halal. Musholanya memang terletak diluar dekat dengan tempat parkir, tapi tempatnya cukup bersih. Kalau masih ingin membeli souvenir, di lantai 6 dekat musholla ada Paco Zone Souvenir Shop, semacam area khusus berjualan souvenir. Terdiri dari banyak stand kecil-kecil di tempat ini kita bisa membeli gantungan kunci, tempelan kulkas, kaos sampai tas.

Muslim Prayer Room di MBK

Muslim Prayer Room di MBK

Selesai sholat, waktunya mengisi perut untuk makan siang yang terlambat (jam sudah menunjukkan pukul 15.30). Ada beberapa pilihan restoran makanan halal disini, antara lain : di Lantai 5, Food Court “The Fifth Food Avenue” ada Thai Muslim by Sultana, Indonesian by Jimbaran Bali, Muslim by Ali’s Arabic Cuisine dan di lantai ini juga ada Yana Restaurant sedangkan di Lantai 6, Food Centre MBK ada The Surau dan satu stand makanan halal yang namanya ditulis dalam bahasa Thai. Setelah hampir 2 jam menghabiskan waktu di MBK untuk sholat, makan siang dan cuci mata, tepat jam 17.30 kami mulai berburu taxi menuju lokasi Bangkok Dinner Cruise.

Restoran Halal di MBK

Restoran Halal di MBK

Naik taksi di Bangkok tetap merupakan suatu tantangan tersendiri buat saya. Tantangan pertama karena kebanyakan dari mereka tidak bisa bahasa Inggris sehingga alamat yang ditulis dalam bahasa Inggris sangat menyusahkan mereka. Jadi aturan pertama kalau mau naik taksi di Bangkok adalah mencatat alamat tujuan dalam bahasa Thailand. Itulah sebabnya banyak hotel-hotel di Bangkok yang mencantumkan alamat Thai di websitenya. Tantangan kedua adalah mereka tidak selalu tahu jalan, jadi sangatlah penting untuk mengetahui bahwa mereka tahu alamat yang dituju. Kalau sudah sepakat soal alamat barulah kita masuk kedalam taksi. Jangan lupa cantumkan juga nomor telepon tempat yang akan dituju. Jadi sewaktu-waktu supir taksinya kehilangan arah ada yang bisa dimintai bantuan memandunya ke alamat yang benar. Tantangan ketiga berhubungan dengan ketidaksukaan mereka menggunakan argo. Beberapa kali naik taksi di Bangkok baru satu kali ada sopir taksi yang dengan kesadaran sendiri menyalakan argonya. Selebihnya kalau nggak tawar-tawaran harga, kita harus ngotot dulu minta supaya argonya dinyalakan. Soalnya terbukti pakai argo memang jauh lebih murah.

Bangkok Dinner Cruise

Selain naik taksi, memilih tur penyelenggara Bangkok Dinner Cruise juga menjadi tantangan tersendiri. Begitu banyak penyedia layanan Dinner Cruise ini dari yang murah sampai mahal, dari yang menunya sederhana sampai kompleks. Belum lagi reviewnya yang bermacam-macam sampai bikin puyeng kepala :). Akhirnya dari berbagai macam website yang menawarkan Bangkok Dinner Cruise, saya menetapkan beberapa kriteria. Yang pertama, mereka harus menyediakan makanan halal, yang kedua tidak terlalu ramai dengan acara lain-lain seperti karaoke dan yang ketiga harganya murah (nah ini yang susah). Soal harga, saya berpatokan pada website hotels2thailand karena dibanding website yang lain harganya lebih murah. Jadi saat tawar menawar dengan pihak agen saya sudah tahu standar harganya. Dari beberapa penyedia Dinner Cruise, petugas di agen Cheap & Smile Thailand With Happy Max Tour Khaosan Road menyarankan untuk mengambil Riverside Bangkok Dinner Cruise. Untuk level Dinner Cruise yang murah, Riverside ini direkomendasikan karena makanannya lebih enak dibanding yang lain. Nah, apakah pilihan ini benar ? let’s have take a look yah…

Hotel Riverside Bangkok

Hotel Riverside Bangkok

Berbekal alamat dan nomor telepon yang diberikan oleh petugas travel agen, sampailah kami di Riverside Bangkok Hotel dengan menggunakan taksi. Saat itu jam menunjukkan pukul 18.00, 1 jam sebelum Dinner Cruisenya dimulai. Saat datang jangan masuk ke hotelnya, karena meja check inn berada disamping luar hotel. Disitu kita menyerahkan kuitansi pembayaran dari travel agen yang kemudian diganti dengan sticker untuk ditempel di baju. Selanjutnya ada petugas pemandu yang mengantar kita sampai ke meja.

Tempat Masuk Bangkok River Cruise. Di Ujung Kanan Bawah adalah Meja Daftar Ulangnya (Photo By : Foodosophy)

Tempat Masuk Riverside Bangkok Dinner Cruise. Di Ujung Kanan Bawah adalah Meja Tempat Check Inn (Photo By: Foodosophy)

Setelah diantar ke meja (barang belanjaan dijadikan satu ransel dan ditaruh dibawah meja :)), sambil menunggu Dinner Cruisenya dimulai, kita naik ke atas untuk melihat-lihat dan berfoto. Di tingkat teratas ada semacam open deck dengan banyak kursi, jadi kita bisa melihat-lihat pemandangan kalau hari sedang tidak hujan. Saat kapal mau berangkat kita turun lagi ke bawah. Di bawah, meja prasmanan sudah penuh dengan berbagai macam makanan. Menunya banyak dan bervariasi dari Seafood, masakan Jepang, masakan khas Thailand, masakan Eropa, masakan Timur Tengah, Masakan Cina, semuanya tersedia. Sayangnya dari berbagai macam menu itu ada satu masakan olahan babi sehingga akhirnya saya pilih amannya saja dengan makan masakan yang tidak digoreng, tidak berkuah dan pilih yang rebusan atau bakaran saja (mereka membakar sesuai permintaan).

Bagian Dalam Kapal Riverside Bangkok Dinner Cruise

Bagian Dalam Kapal Riverside Bangkok Dinner Cruise

Makanannya begitu berlimpah dengan rasa standar, tapi ada beberapa yang enak sekali. Makanan penutupnya juga bermacam-macam dari es krim, kue-kue modern sampai kue tradisional. Saat pertama kali makan, orang pada berebutan mengambil makanan yang sebetulnya tidak perlu karena selalu ditambah terus sama pelayannya. Satu lagi, jangan kalap, banyak orang main ambil apa saja yang terlihat di mata. Begitu dikumpulkan di meja ternyata tidak habis. Saya sampai ngeri melihat di meja-meja begitu banyak makanan tapi tidak dihabiskan. Selesai makan, ada beberapa acara yang ditampilkan oleh pihak penyelenggara diantaranya tari-tarian tradisional dan nyanyian. Pokoknya persis seperti datang kawinan cuman diselenggarakan diatas kapal :) Karena acaranya tidak begitu menarik, jadi setelah makan, kami memilih pergi ke open deck diatas sambil membawa makanan penutup dan menikmati pemandangan sungai Chao Phraya diwaktu malam.

Open Deck Di Tingkat Atas

Open Deck Di Tingkat Atas

Meskipun sudah beberapa kali menyusuri sungai ini dengan menggunakan ferry, rasanya tetap berbeda bila pakai River Cruise. Mungkin karena kapalnya berjalan lebih lambat dan atapnya yang terbuka memungkinkan kita untuk melihat-lihat pemandangan sekitar. Kapal ini menghabiskan waktu 2.5 jam untuk rute melingkar melewati landmark-landamark terkenal kota Bangkok seperti Grand Palace, Wat Arun dan Rama Bridge. Melihat bangunan-bangunan itu diwaktu malam sungguh berbeda, memang sama-sama indah tapi berbeda. Dengan lampu-lampu yang menyinarinya kedua bangunan tersebut lebih terasa keanggunannya. Suasana yang tenang, makanan penutup yang enak dan pemandangan yang indah, sungguh momen yang tepat untuk menutup hari.

Grand Palace dan Wat Arun di Waktu Malam

Grand Palace dan Wat Arun di Waktu Malam

Bangkok Dinner Cruise ini berakhir jam 21.30, karena sudah tidak ada kendaraan kami jalan sedikit ke jalan besar untuk menyetop taksi. Setelah menunjukkan alamat dan tawar menawar akhirnya kami kembali ke hotel dengan kaki lelah, perut kenyang dan hati yang bahagia. Alhamdulillah :).

Biaya Hari Ke-4

untitled

About these ads
 
121 Comments

Posted by on February 3, 2013 in Bangkok

 

Tags: , , , , , ,

121 responses to “Hari Ke 4 : Bangkok (Chatuchak Weekend Market, Jim Thompson House, MBK & Bangkok Dinner Cruise)

  1. Goiq

    February 4, 2013 at 7:42 am

    postingan yang berguna… tks yaaah :)

     
    • aremaronny

      February 4, 2013 at 10:33 pm

      Terima kasih mas Goiq, BTW selamat ulang tahun ke 8 yah….

       
  2. Alina

    February 4, 2013 at 3:43 pm

    Berapa harga untuk dinner cruise nya?
    Nice blog

     
    • aremaronny

      February 4, 2013 at 10:52 pm

      Terima kasih mbak Alina, harga dinner cruisenya 800 B atau Rp. 240.000 perorang (asumsi kurs Baht Rp. 300)

       
  3. Alina

    February 4, 2013 at 4:54 pm

    Ambil fotonya pake kamera tipe apa? Bagus banget

     
    • aremaronny

      February 4, 2013 at 10:54 pm

      Pakai Nikon D 90 mbak. Tapi kalau lagi nggak punya gambar yang bagus atau memang obyeknya nggak boleh difoto, beberapa saya ambil dari internet.

       
  4. Tari

    February 6, 2013 at 10:12 am

    mba saya berencana ke bangkok tanggal 4 mei 2013. rencananya sih saya mau mengunjungi bangkok – pattaya. boleh minta rekomendasi itinerary untuk 6 hari selama di bangkok dan pattaya ngga mba? karna saya bingung tempat mana dulu yg harus dikunjungi.. thx

     
    • aremaronny

      February 6, 2013 at 12:49 pm

      Halo mbak Tari, untuk 6 hari di Bangkok mbak bisa lihat itenerary di blog. Doakan saja saya selesai menulis sebelum mei yah :).

       
  5. chica

    February 9, 2013 at 9:59 pm

    kerennn…numpang ngintip itenary nya….bakalan ke bangkok akhir maret ini…:)
    dinner cruise ini beli bisa dibeli dimana ya mas di bangkok?maacih

     
  6. Bran

    February 13, 2013 at 7:48 pm

    Thx postingannya. Saya rencana feb ini k bangkok, mau tanya. Wat arun dan grand palaca itu tutupnya jam brp yah mba? Hahahhaa pengen mejeng d waktu malam :p or ada tips laen?

    Dinner cruisenya worthed gak yah in overall mba? Thx

     
    • aremaronny

      February 14, 2013 at 12:37 pm

      Grand Palace tutup jam 15.30 mas Bran, kalau Wat Arun tutupnya agak sorean sekitar jam 17.30. Dinner Cruisenya patut dicoba, tapi sekali lagi hati-hati pilih operatornya yah…

       
  7. fitri

    February 20, 2013 at 1:52 pm

    mbak vicki…. mw tanya nih… boat chao praya itu beroprasi mpe jam brp y?
    trus pasar chatucak bukanya jam brp?
    kalo pratunam market buka dan tutupnya jam brp y?
    trima kasih sebelumnya :)

     
    • aremaronny

      February 20, 2013 at 6:59 pm

      Jam operasinya bevariasi tergantung benderanya, tapi rata-rata mulai jam 6 pagi sampai jam 7 malam. Kalau pasarnya sendiri buka 24 jam mbak, tapi kebanyakan toko-tokonya buka dari jam 10 sampai jam 6 sore.

       
      • fitri

        February 21, 2013 at 9:50 am

        kalo dari BTS chit lom mw k pratunam itu jauh g? bisa naik tuk tuk g?

         
      • aremaronny

        February 22, 2013 at 11:52 am

        Jalan kaki sekitar 15 menit mbak.

         
  8. Bran

    February 23, 2013 at 10:39 pm

    Thx,ba viky. Wish me luck, besok is the d day hahahahaha

     
    • aremaronny

      February 25, 2013 at 6:27 am

      Have a safe and nice trip ya Bran..

       
  9. Bran

    February 23, 2013 at 10:41 pm

    Pertanyaan lagi deh mba viky: is it possible buat kita berpose dgn latar grand palace malam hari? Or wat arun? Selain dari kapal?

     
    • aremaronny

      February 25, 2013 at 6:30 am

      Sepertinya tidak mungkin Bran, Grand Palace pernah dibuka malam hari saat perayaan ulang tahun raja yang ke 84 Desember lalu.

       
  10. adasayadisini

    February 25, 2013 at 1:49 pm

    Hallo, saya akan berangkat ke Bangkok tgl 2-4 maret (its very short vacation), kira2 mungkin ga ya di tgl 3 saya ke Grand Palace juga Madam Tussaud? mengingat waktu yg sangat pendek..terus perkiraan waktunya kira2 brp lama ya? tau ga???
    makasiiii ya :D

     
    • aremaronny

      February 26, 2013 at 7:25 am

      Bisa mbak Titi, jadi setengah hari dibikin menjelajahi Grand Palace, Wat Pho dan Wat Arun (Jam 9 sampai jam 3), selanjutnya jam 3 sampai jam 9 buat menjelajahi Madame Tussaud, MBK dan mal-mall lain seputaran Siam.

       
      • adasayadisini

        February 26, 2013 at 9:42 pm

        Thank you ya mba.. *langsung meluncur bikin itinerary* :D

         
  11. obat mioma uteri

    February 28, 2013 at 11:52 am

    ga jauh beda sama suasana pasar di indo ya :D

     
    • aremaronny

      March 2, 2013 at 8:05 pm

      He he he iya.

       
      • fitri

        March 4, 2013 at 2:40 pm

        mbak vicki…..
        kalo sy brangkat dr stasiun Chit lom jam 3 sore ke wat arun masih bisa g?

        trus kalo dr khaosan road mw balik lg ke chit loam pake kereta gimana caranya?

        satu lagi mbak, kalo sy balik ke KL jam 1.20 siang, kira2 paginya masih bisa ke MBK ma Mall silom g?

        trima kasih

         
      • aremaronny

        March 4, 2013 at 9:35 pm

        Insyaallah Wat Arunnya masih keburu mbak. Kalau dari Khaosan mending naik ferry dulu baru naik kereta dari stasiun Saphan Taksin. Kalau untuk pertanyaan ketiga rasanya tidak akan terburu mbak kalau mau ke MBK soalnya mall rata-rata buka jam 10 pagi.

         
      • fitri

        March 5, 2013 at 8:57 am

        Kalo malam Ferry-nya masih ada y? mpe jam brp mbak? trus MBK tutupnya jam brp?

        dari chitlom k bandara don muang kira2 brp jam y mbak?

        trimakasih banyak :)

         
      • aremaronny

        March 16, 2013 at 7:07 pm

        Kalau yang bendera kuning sampai jam 8 malam mbak, tapi yang lain rata-rata berakhir jam 19.00. MBK tutup jam 10 malam. Kalau naik taksi lewat jalan tol sekitar 30 menit, tapi lebih baik sisihkan waktu kurang lebih 2 jam.

         
  12. TourExplora

    March 5, 2013 at 4:54 pm

    Kalo ke Bangkok memang bawaannya pengen belanja terus. Wisata kuliner juga wajib :D

     
    • aremaronny

      March 17, 2013 at 12:22 am

      He he setuju :).

       
  13. rucksack-traveler

    March 25, 2013 at 10:10 am

    luas bangat dah ni pasar…tp dengan sombong nya saya menolak ketika petugas informasi yang saya mintain peta mau menjelaskan…are u sure????, okay..i hope u wont get lost, katanya…beugh, sekate-kate dah! cuma pasar doang, dan saya pun tersesat juga tapi pan patokannya jam yang ditengah2 pasar ntu dah…jadine sya selamat menemukan pintu keluar…mungkin karena efek nasi ketan warna warni dan es kelapa yang saya makan dah, jadi otak saya segar dan bisa menemukan pintu keluarnya

     
    • aremaronny

      March 26, 2013 at 6:18 am

      Es kelapanya asik bener yah, bener-bener ditaruh diatas buah kelapa, seandainya saja di Indonesia ada kelapa kecil-kecil model gitu.

       
  14. rucksack-traveler

    March 26, 2013 at 5:38 pm

    bagaimana klo jualan es kelapa model itu di malas mas/mbake?

     
    • aremaronny

      March 27, 2013 at 6:50 am

      Boleh juga idenya tapi kelapanya beli dimana?

       
  15. Celoteh Panda

    April 13, 2013 at 11:24 am

    Mba rute bagaimana kalo ke chatuchak tapi dari st Mo Chit?
    apa bedanya dgn dari KamphaengPhet?

    Makasih Mba :)

     
    • aremaronny

      April 13, 2013 at 6:20 pm

      Kamphaengphet lebih dekat ke Chatuchack daripada Mo Chit.

       
      • Celoteh Panda

        April 14, 2013 at 11:49 am

        Oh gitu ya mba…
        Mba, kalo grand palace kan tiketnya termasuk sama anantha ya mba. Nah kalo mau ke anantha dulu tiketnya juga ada yg include grand palace ngga mba?
        Thanks mba vicky :)

         
      • aremaronny

        April 15, 2013 at 12:45 pm

        Sepertinya nggak ada mbak.

         
      • Celoteh Panda

        May 2, 2013 at 10:10 am

        Mba vicky, transportasi kalau dari khaosan ke stasiun bts terdekat naik apa mba? Thanks mba

         
      • aremaronny

        May 3, 2013 at 6:06 am

        Paling dekat ke stasiun Phaya Thai mbak, dari Khaosan bisa naik taksi atau Bis. Kalau naik bis mesti jalan dulu ke Yaek Khok Wua dan naik bis No. 201, 511 atau 174

         
  16. sylvi

    April 25, 2013 at 9:39 am

    saya dan teman2 akan ke BKK Tgl.25-28mei, tiba di BKK jam 19.45.
    dan kami ingin makan malam di sekitar 7 Sukhumvit Soi 14. Sukhumvit Road. (Hotel tempat menginap), ada referensi ?
    Jauh kan jaraknya ke Chatuchak Market,Madame Tussaud dll. ?
    mohon referensinya…
    thank yaaa

     
    • aremaronny

      April 25, 2013 at 11:04 am

      Halo mbak Silvi, maaf saya belum pernah menginap di daerah Sumkhuvit. Tapi hostel paling direkomendasikan oleh Rough Guide di daerah Sumkhuvit adalah Suk 11. Coba dicek disini untuk informasi lebih lanjut http://www.suk11.com/. Untuk melihat jaraknya mbak bisa melihat di peta kereta api di blog saya. Kalau ke Chatuchack berarti mbak harus naik MRT satu kali sampai stasiun Kamphaeng Phet sedangkan untuk ke Madame Tussaud harus naik Skytrain satu kali ke Stasiun Siam.

       
  17. Aya

    April 28, 2013 at 7:05 pm

    Halo Mas

     
    • aremaronny

      April 29, 2013 at 6:35 pm

      Halo juga mbak Aya..

       
  18. Aya

    April 28, 2013 at 7:08 pm

    Halo Mas,
    Aku tertarik banget sama dinner cruise nya. so far menurut saya yang mas datangi harga yang paling murah..
    Yang aku mau tanyakan untuk pembeliin tiket masuk dinner cruise nya apakah bisa dibeli online?

     
    • aremaronny

      April 29, 2013 at 6:36 pm

      Dinner Cruise sebetulnya bisa juga dibeli online mbak Aya, tapi saya sarnkan belinya lansung ditempat saja supaya bisa tawar menawar.

       
  19. Aya

    May 3, 2013 at 1:27 pm

    Terima kasih ya infonya

     
  20. angela

    May 7, 2013 at 10:24 am

    mba vicky, jadi mendingan beli tas gajah di chatuchak atau di mbk? soalnya saya pernah denger klo kita beli tas 1 lusin, murahan di chatucak. tapi rada ragu jg pas mba vicky bilang klo mbk lebih murah.. pease advise yaa :D

     
    • aremaronny

      May 8, 2013 at 6:10 am

      Tas gajah beli di Chatuchack saja mbak, lebih banyak pilihannya. Di MBK memang ada beberapa item yang lebih murah, tapi dengan ratusan kios di Chatuchack mungkin saja ada yang harganya sama. Tapi semuanya tergantung pada kemampuan mbak untuk tawar menawar juga.

       
  21. Lina

    May 7, 2013 at 6:49 pm

    Aku mau tanya dong Mbak, kalau tour ke Grand Palace dan sekitarnya juga Khao San Road, apakah ada tempat untuk sholat (sekedar tempat bersih yang bisa dijadikan tempat sholat)? Terima kasih, Mbak …

     
    • aremaronny

      May 8, 2013 at 6:28 am

      Waktu itu saya sholat di tempet persewaan sarung di Grand Palace. Di tempat itu ada tangga menuju ke lantai atas yang cukup lapang, sepi dan bersih. Jadilah saya sholat disitu.

       
      • Lina

        May 8, 2013 at 6:38 am

        terima kasih infonya Mbak ..

         
  22. lili

    May 14, 2013 at 6:37 am

    mbak saya mau tanya kalau ke pasar chatuchak , transport perginya sama pulangnya ke hotel nasa vegas sama atau berbeda? di hotel nasa vegas ada gak pegawainya yg mungkin bisa dikit-dikit bahasa indo …..hehehehhe
    rencana saya tgl 13 juli ke pasar chatucak dulu.

     
    • aremaronny

      May 14, 2013 at 8:55 am

      Jalur transportasinya sama mbak Lili.

       
    • Marlina

      May 15, 2013 at 6:32 am

      Mbak terima kasih .. dengan berbekal cerita dan map serta info dari Mbak saya dan adik saya berlibur ke Bangkok. Hanya ada beberapa info yang berubah, seperti harga/biaya kereta di dalam kota semua sudah naik dan berubah, berkisar 25-30Bath umumnya dari Nava Vegas ke Siam, Paya Thai, dll. Begitu juga biaya masuk ke dalam Grand Palace bukan lagi 400Bath tetapi 500Bath. Kalau berburu baju sama saja melihat di Tanah Abang, Ambasador dan beberapa ITC di Jakarta, ternyata memang pedagang-pedangan Jakarta belanjanya di Bangkok.

      Secara pribadi yang membuat saya pusing dan mau pingsan (karena begitu kepingin ngeborong) adalah “kerajinan tangan” di pasar akhir pekan Chattuchak, accessories untuk ruangan atau pajangan dari kayu-kayu juga “pengharum ruangan” scented oil bisa bikin kantong bolong. Pajangan khas Thailand memang sangat berbeda dengan yang kita punya di Bali. Satu hal kelebihan di Thailand, semua kerajinan tangan dibuat dengan hati dan kualitas yang cukup baik, bukan asal-asalan. Kerajinan dari kulit dan tikar juga tidak kalah menariknya, kalau sudah sampe jakarta harga bisa menjadi 3x lipat.

      TIPS bagi yang ingin keliling kota Bangkok dengan menggunakan MRT/Skyline/BTS :

      1. Kondisi harus FIT
      2. Gunakan sendal yang nyaman karena akan menaiki tangga setinggi 2 s/d 3 tingkat
      (untuk yang takut ketinggian atau tidak mempunyai kaki yang kuat untuk menanjak sebaiknya
      tidak menggunakan kendaraan ini)
      3. Uang Receh 10Bath dan 5Bath selalu dipergunakan
      (bisa ditukar di tempat penukaran uang di stasiun)
      4. Selalu berbekal map jalur MRT/Skyline/BTS, namun tetap tanyakan ke orang yg disana
      apakah ini menuju tempat yang kita tuju, kadang kita cukup menyebut nama tujuan sambil
      menunjukkan peta, mereka selalu dengan senang hati membantu (dengan bahasa mereka)
      5. Bila waktu sangat sempit, harus memperhitungkan waktu.

      Sekali lagi terima kasih Vicky untuk blog nya yang sangat membantu.

       
      • aremaronny

        May 15, 2013 at 3:23 pm

        Wah terima kasih mbak Marlina atas sharing dan update infonya. Ikut senang atas perjalanannya yang lancar :)

         
  23. aldomora

    May 19, 2013 at 10:02 pm

    Malam mba Vicky, kami keluarga (2 dewasa 2 anak) berencana liburan ke bangkok tgl 1-5 juli (4 malam dan kembali 5 juli malam ke jkt). Mohon advice utk itinerary plan selama di bangkok. btw, apakah perlu utk mengganti hotel sesuai dengan jadwal tour atau sebaiknya di 1 lokasi saja. kami juga ingin ke lokasi terkenal spt pattaya dan phuket. mohon saran. terima kasih atas kerjasamanya.

     
    • aremaronny

      May 20, 2013 at 6:19 am

      Kalau ke Pattayanya hanya sehari mending tidak usah ganti hotel saja mas (kebetulan saya tipe yang tidak suka pindah-pindah hotel kecuali terpaksa :)). Tapi kalau perginya ke Phuket, otomatis memang harus pindah hotel karena Phuket jaraknya jauh sekitar 12 jam naik bis.

       
  24. Naftali

    May 27, 2013 at 8:41 am

    Mbak Vicky, rencananya saya tanggal 4 Juni ke Bangkok, turun di Don Mueang kemudian tadi baca info dari Mbak Vicky kalau naik shuttle Bus AA ke Suvarnabhumi terus naik City line ke Ramkhamhaeng.. Dari perjalanan itu apakah saya langsung bisa mencari Hotel Nasa Vegas mbak? Ini perjalanan saya pertama kali ke Bangkok jadi saya ingin menapak tilas jejak Mbak Vicky di sana.. hehehe..
    Perjalanan saya tanggal 4Juni (malam) s/d 8Juni (malam), menurut Mbak, apakah saya bisa nutut apabila ingin ke Pattaya/Ciang mai dan Vietnam?
    Untuk perjalanan saya tersebut, apakah Mbak bisa rekomendasikan tempat yang harus saya tuju? mengingat perjalanan mbak 8 hari sedangkan saya hanya 4 hari..
    Terimakasih atas infonya sebelumnya Mbak.. :)

     
    • aremaronny

      May 28, 2013 at 7:24 am

      Iya, begitu turun dari stasiun Ramkhamkaheng langsung keliatan hotelnya di seberang jalan. Kalau ke Pattaya mungkin nutut tapi kalau ke Chiangmai dan Vietnam waktunya kurang kecuali kalau mau tergesa-gesa.

       
  25. Naftali

    May 28, 2013 at 4:25 pm

    Ow begitu.. terimakasih atas sarannya Mbak. Kalau dari Nasa Vegas ke Khlong Thom Market dekat Hotel Miramar bangkok) saya harus menggunakan transportasi bagaimana ya Mbak?

    Terimakasih infonya

     
    • aremaronny

      May 29, 2013 at 6:39 am

      Dari Nasa Vegas naik ARL City Line sampai stasiun Phaya Thai. Dari situ ganti naik BTS Skytrain Sumkhuvit Line arah Bearing turun di stasiun Siam Dari stasiun Siam naik bis no. 48 arah Chao Che Tu Garden, 12 kali pemberhentian turun di Chakrawat kemudian jalan sedikit.

       
  26. Febrian Hendra

    June 11, 2013 at 8:02 am

    Mba Vicky, saya dan adik skrg sdg di Bangkok. Td malam mencoba Bangkok Dinner Cruise tersebut. Memang benar, pelayanannya bagus dan rasanya msh bisa diterima lidah. Tp, saya lupa, td mlm saya makan semua kecuali babi. Waduh, lupa gak kepikiran kalo masaknya mkgn pake minyak yg sama … :( btw, harganya skrg udha naik bukan lagi 800an tp sudah 910 per org (buffet)… Thanks yah mba, kami terselamatkannoleh postinganmu… :D

     
    • aremaronny

      June 12, 2013 at 6:50 pm

      He he he memang susah mas cari Dinner Cruise yang Halal, terima kasih atas infonya juga ya…

       
  27. Neni

    June 23, 2013 at 6:18 pm

    Mbak sy mau tanya kalo dari hotel mercure siam ke suvarnabhumi naik express train bagaimana caranya, penerbangan sy jam 12.25 sy harus jam berapa dari hotel. Terima kasih atas infonya sangat membantu traveling kami di bulan november nanti

     
    • aremaronny

      June 24, 2013 at 1:55 pm

      Sudah dijawab di hari ke 2 ya mbak..

       
  28. lydia

    July 5, 2013 at 2:52 am

    mbak aku liat d agoda itu hotel nasa vegas max 2 org trus kalo ad tambahan ank 11 thn++ lgsg di hotelnya urusan biaya. gmn yah? takutnya pas ud booking, trus yg tambahan 1 org ini d mahalin gitu. tlg infonya ya thx

     
    • aremaronny

      July 5, 2013 at 9:46 am

      Tambahan satu orang akan berlaku sesuai harga resmi di hotel mbak, tapi untuk anak umur 11 tahun mungkin nambah ekstra bed saja sudah cukup.

       
  29. lydia

    July 5, 2013 at 3:03 pm

    maksud saya dewasa 3 orang mbak.. ini harganya dari 700++ d agoda jd sekitar 150 ribu. apa sebaiknya booking 2 rooms?

     
    • aremaronny

      July 5, 2013 at 5:54 pm

      Mohon maaf mbak Lydia, jadi mbak perginya bertiga (dewasa) ditambah 1 anak umur 11?. Demi kenyamanan memang mending booking 2 kamar mbak, tapi kalau mau dipaksakan satu kamar pakai ekstra bed juga masih bisa.

       
  30. lydia

    July 5, 2013 at 8:53 pm

    nggak, 3 orang dewasa saja. udah d putusin cuma 1 kamar..hehe
    oya mbak ke Chatuchak dari Rakhamhaeng naik ARL city line smpe Phaya Thai terus ganti BTS sukhumvit ke Mochit juga bisa kan? ato d tambah naik MRT lg ke Kham phaeng phet? liat d bangkok.com sih sampe mochit aja terus jln kaki. btw knp mbak milih pke MRT dr petchaburi?

     
    • aremaronny

      July 6, 2013 at 3:37 pm

      Karena stasiun MRT Kamphaengphet masuk dalam lingkungan Chatuchack. Jadi begitu keluar stasiun langsung masuk ke area pasar. Kalau stasiun Mo Chit masih jauh di luar pasar.

       
    • noer

      December 28, 2013 at 12:30 am

      mbak lydia, nginep di nasa vegas 1 kamar untuk 3 dewasa ada biaya tambahan atau extra bed ?

       
  31. Fendi

    July 18, 2013 at 3:13 pm

    Mbak,sy mau tanya,kalo beli tiket bangkok river cruise bisa langsung beli di tempat nya? Kalo bisa harga nya apakah sama dengan yg di beli di travel agen. Thx…

     
    • aremaronny

      July 19, 2013 at 8:30 am

      Kalau itu saya kurang tahu mas, karena kebanyakan semuanya beli di travel agent.Tapi pada umumnya, atraksi-atraksi di Thailand lebih mahal bila beli langsung daripada beli via agen.

       
  32. sucan

    August 18, 2013 at 9:43 am

    Mba…Saya mau tny dunk…. dari don mueang ke daerah sukhumvit naik apa y? Trus kalo taxi d bandara terjamin aman ga ya?(soalnya banyak yg nakal drivernya krn ga mau pake argo) thx

     
    • aremaronny

      August 18, 2013 at 10:02 am

      Dari Don Mueang naik bis no.510 ke Mo Chit BTS Station. Dari situ naik BTS Skytrain Sumkhuvit Line jurusan Bearing turun di stasiun Phra Khanong.Kalau mau naik taksi dari bandara, beli aja lewat konter resminya, atau langsung mendatangi taksi dan minta pakai argo atau kalau tidak pakai, tawar menawar dulu sebelum naik

       
  33. Rika

    August 23, 2013 at 3:08 pm

    halo ka..mau tny donk itu mobil pengangkut gratis dr ARL makassan ke MRT petchaburi itu warnanya apa? kita tau itu gratis dari mana ya, apa ada tulisan gratis di dpn mobilnya? hehe tengkiu ya infonya ^_^

     
    • aremaronny

      August 23, 2013 at 8:15 pm

      Modelnya seperti mobil Golf mbak, tapi isinya banyak. Petugasnya hanya satu yang bertindak sebagai sopir. Tidak ada tulisan freenya.

       
      • RIka

        September 14, 2013 at 1:04 pm

        Thx Mba VIcky..akhir agt lalu sy br dr bangkok. Sekedar info, skrg sptnya sdh tdk ada atau blm keliatan hehe mbl pengangkut dr ARL Makassan ke MRT Petchaburi, tp ada jembatan yg nyambung dr pintu kluar ARL makassan dan ada arah panah penunjuk ke MRT Petchaburi, jd bs lgsg aja ke MRT dan qta ga perlu nyebrang jln lg, bisa lgsg cm jalannya jauh dikit hehe. Smoga update ini bs membantu :)

         
      • aremaronny

        September 15, 2013 at 12:31 pm

        Terima kasih mbak Rika atas informasinya. Memang saat saya kesana kedua stasiun itu belum tersambung jadi diberi fasilitas shuttle gratis. Kalau sekarang mungkin saja karena jembatannya sudah jadi shuttlenya dihilangkan. Sekali lagi terima kasih atas update informasinya yah :. BTW sudah saya tambahkan informasi tersebut di blog.

         
  34. ifa

    August 25, 2013 at 12:25 am

    Mbak vicky, mau nanya jim thompson farm itu dibukanya sekali ya dalam setahun ? thanks

     
    • aremaronny

      August 27, 2013 at 3:00 pm

      Iya mbak Ifa. Bukanya setiap hari dari tanggal 15 Desember sampai 13 Januari dari jam 09.00 – 17.00

       
  35. Fransisca

    August 27, 2013 at 9:20 am

    Mba mau tanya kalau mall platinum itu masih kawasan dekat mbk tidak mba?

     
    • aremaronny

      August 27, 2013 at 3:50 pm

      Iya masih satu kawasan dengan MBK

       
  36. Mimi

    August 29, 2013 at 6:26 pm

    Hai Mbak Vicky, salam kenal…
    Kebetulan saat ini saya sdg di Bangkok dan menginap di daerah Sukhumvit..sekedar info di daerah Sukhumvit tdk sulit kok mancari makanan halal, seputaran Nana Distrik banyak makanan ala Timur Tengah dan India..
    Dan kemarin dari Don Muaeng saya naik taksi sekitar 355 Baht, dengan perincian dimeter tertulis 199 baht (dlm keadaan macet parah), utk sopirnya 50baht dan toll 105 baht. Naik taksi dari counter yg di luar gedung terminal, kalau yg di dalam mahal sekali, mereka menawarkan 800baht utk ke daerah Sukhumvit Soi 15..:D

     
    • aremaronny

      August 30, 2013 at 10:15 am

      Terima kasih banyak mbak Mimi atas sharing infonya. Informasi ini tentu saja sangat bermanfaat bagi saya dan teman-teman yang akan pergi ke Bangkok via Don Mueang.

       
  37. Meita

    September 9, 2013 at 9:12 am

    mohon informasinya mbak, kalau dari sukhothai hotel mau ke MBK atau cathuchak sebaiknya naik apa ya, soalnya aku baru sekali nih ke bangkok

     
    • aremaronny

      September 9, 2013 at 8:47 pm

      Kalau ke MBK : dari Sukhotai jalan kaki ke MRT Lumpini, naik MRT jurusan Hua Lampong turun di stasiun Silom. Dari staisun Silom jalan kaki ke stasiun Sala Daeng dan naik Skytrain ke stasiun National Stadium. Jalan kaki ke MBK.

      Kalau ke Chatuchak : dari hotel jalan kaki ke MRT Lumpini, naik MRT jurusan Bang Sue turun di stasiun Kamphaeng Phet

       
  38. Jane

    September 13, 2013 at 7:21 pm

    Mbak, nanya dong. Naik turun stasiun Ramkhamhaeng depan hotel ada escalator atau hanya tangga seperti di foto ? Trus mobil pengangkut grattis dari stasiun Makassan ke jalan besar itu beroperasi sampai jam brp ya ? Makasih, Mbak

     
    • aremaronny

      September 13, 2013 at 9:36 pm

      Ada eskalatornya mbak. Mobil pengangkut gratis di Makassan saya rasa tidak sampai malam, karena saya pernah jalan-jalan malam ke situ mobilnya sudah tidak ada.

       
  39. Jane

    September 14, 2013 at 10:18 am

    Makasih infonya, Mbak. Masih mau nanya lagi. Saya tiba di Don Muang jam 8 malam. Adakah bus dr Don Muang yang berhenti disalah satu stasiun Airport link, trus dr stasiun tsb naik jurusan ke Rhamkamhaeng ? Kalo ada busnya no brp ? Jam 8 malam msh ada ? Soalnya kl naik shuttle Air Asia ke Shuvarnabumi dulu saya takut kemaleman. Makasih, Mbak

     
    • aremaronny

      September 15, 2013 at 12:27 pm

      Dari Don Mueang naik bis no. 187 ke stasiun Phaya Thai dilanjutkan naik City Line ke Ramkhamhaeng. Kalau tidak naik taksi aja mbak kurang lebih 30 menit.

       
  40. Jane

    September 15, 2013 at 3:56 pm

    Makasih infonya, Mbak. Blog-nya informatif dan membantu sekali.

     
    • aremaronny

      September 16, 2013 at 6:43 am

      Terima kasih juga mbak Jane sudah mau main kesini

       
  41. RIka

    September 16, 2013 at 8:26 am

    Sama sama mbak Vicky :) seneng bs saling tukeran info lewat blog ini..

     
  42. Jane

    September 20, 2013 at 1:31 pm

    Mbak, dari Nasa Vegas ke Siam Discovery rutenya : naik Airport link ke Phaya Thai, trus nyambung BTS ke National stadium BTS atau Siam BTS ? Atau ada alternatif lain ? Saya pagi ke Madame Tussaud (ngejar diskon early bird) trus abis itu mau ke Chatuchak. Rute dari Siam Discoery : naik BTS ke Asok BTS, trus pindah naik Shukumvit MRT, selanjutnya seperti rutenya Mbak Vicky. Atau naik BTS lewatin Phaya Thai tru ke Month Chit BTS ? Mohon info & jangan bosen ditanya2 terus ya, Mbak…. :)

     
    • aremaronny

      September 20, 2013 at 2:45 pm

      Halo mbak Jane…
      1. Dari Nasa Vegas ke Siam Discovery rutenya : naik Airport link ke Phaya Thai, trus nyambung BTS ke Siam BTS.
      2. Kalau mau ke Madame Tussaud tinggal naik lagi sampai National Stadium.
      3. Kalau mau ke Chatuchak saya sarankan turun di Kamphaengphet aja mbak.

       
  43. tere

    September 22, 2013 at 11:38 pm

    mohon infonya ya, kalau jam 9 malam dari river city ke stasiun terdekat namanya saphan taksin ya? kl naik taksi dr river city menuju stasiun tsb biayanya kira2 berapa? kira2 lebih hemat naik BTS nyambung / interchange sampai hotel nasa vegas atau langsung naik taksi sampai hotel. saya bepergian akhr bln ini hanya berdua. terimakasih :)

     
    • aremaronny

      October 2, 2013 at 3:11 pm

      Kalau bisa saya sarankan naik taksi aja mbak, karena kalau ikut Dinner Cruisenya pulangnya malam dan demi keamanan dan meminimalis resiko kesasar mending naik taksi dengan argo yang menyala karena akan jauh lebih murah daripada tawar menawar seperti saya.

       
  44. Jane

    September 26, 2013 at 7:06 am

    Makasih infonya, Mbak

     
    • aremaronny

      October 2, 2013 at 3:18 pm

      Sama-sama mbak Jane

       
  45. fany

    October 25, 2013 at 4:09 pm

    halo mbak vicky, senang sekali membaca blog nya, very helpfull.. minggu depan saya ke bkk, mau bertanya transportasi umum dari don mueang ke grand palace, begitupun sebaliknya, dan don mueang ke chatucak begitu pun sebaliknya… kira-kira menghabiskan berapa lama yaa? makasih bgt.. mohon bantuannya…

     
    • aremaronny

      October 26, 2013 at 11:08 am

      Halo mbak Fany…
      1. Dari Don Mueang ke Grand Palace bisa naik bis no. 59 Arah : Tha Rot Sai 59 Sanamluang. Turun di lapangan Sanam Luang tinggal jalan sedikit ke Grand Palace. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 2.5 jam.
      2. Dari Don Mueang ke Chatuchak bisa naik bis no. 510 arah: Anusawari Chai Samoraphum turun di Mo Chit dan jalan kaki ke Chatuchak. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 1.5 jam.

       
      • fany

        October 28, 2013 at 9:38 am

        wah terima kasih, mau bertanya lg..hehhee.. kalau pake shuttlebus A1 dr don mueang yg turun di mo chit gmn?
        dan katanya bus 59 suka gk sampai sanam luang, hanya sampai democracy monument..gitu gk mbak? kl gt ke grand palace nya pakai apa?
        maaf banyak nanya, saya solo traveler dan baru pertama kali kesana.. makasih yaaaa

         
      • aremaronny

        October 29, 2013 at 3:06 pm

        Kalau mau pakai shuttle bus A1 turun di Victory Monument disambung naik bis no. 21 turunnya disekitar Khaosan Road, terus jalan kaki sesuai rute saya tapi dibalik Khaosan Road – National Museum – Grand Palace.

         
  46. santoJJ

    November 1, 2013 at 9:50 am

    Mbak, sy mau tanya nih podo arek boneks e hehe :) jadi rencana awal des besok mau ajakin istri tercinta ke bangkok by tiger (mumpung dpt promo murah citibank) soal tiket river side dinner iku tidak di jual di web online hotels2thai.com tah? jadi mesti tuku langsung ndek travel agent @khaosan road? matur tengkiu mbak …salam traveller

     
    • aremaronny

      November 5, 2013 at 7:08 pm

      Paket Dinner Cruise ini juga dijual online kok mas. Cuman kalau beli di travel agen enak soalnya bisa ditawar. Belinya tidak harus di travel agen di Khaosan, travel agen-travel agen di tempat lain biasanya juga menyediakan paket tersebut. Yang penting harus telaten membandingkan harga.

       
  47. Ester lala

    November 22, 2013 at 6:36 pm

    Mba, saya rencana di bangkok 5 hari,
    Day1: mendarat jam 8 mlm
    Day 2-3 : jalan2 bangkok
    Day 4 : pattaya 1 hari
    Day 5: balik bangkok, flight ke jakarta jam 12

    Rencana di bangkok:
    Day 2 (hari minggu): catucak, grand palace, wat pho, wat arun dan asiatique.
    Day 3: Belanja di platinum, mbk, pratunam, kaosan road

    Keburu ga ya kalau itinerarynya begini?

     
    • aremaronny

      November 23, 2013 at 9:04 am

      Keburu mbak, itinerarynya sudah cukup bagus, santai dan tidak dikejar-kejar waktu. Semoga perjalanannya lancar ya mbak Ester.

       
      • ester lala

        November 23, 2013 at 9:12 am

        ke catucak paling pagi jam 9 sudah buka ya?
        dari catucak ke grand palace naik bts ya? kalau naik taxi jauh ga?
        makasih ya mbak, sangat berguna sekali blognya.

         
      • aremaronny

        November 25, 2013 at 11:24 am

        Chatuchak sudah buka mulai jam 6 pagi mbak, tapi masih banyak kios yang masih tutup. Dari Chatuchak ke Grand Palace, kalau mbak perginya lebih dari dua orang saya sarankan naik taksi saja soalnya kalau mau naik BTS mesti oper lagi ke bis.

         
  48. yana

    November 24, 2013 at 5:25 pm

    Kalau mau ke ottokor yg jualan buah di deakt chatutak gimana caranya mbak ..

     
    • aremaronny

      November 25, 2013 at 12:31 pm

      Mohon maaf itu nama apa ya mbak?

       
  49. Antony

    December 21, 2013 at 12:58 am

    mulai dari : ARL , BTS / MRT. kalau kelewat stasiun nya gimana ya mbak ? Apa kena denda token / tiket nya ? Misalnya saya beli tiket yg jaraknya dekat, tapi stasiun nya kelewat ke stasiun yg jauh / sebaliknya ? Apa itu bisa terjadi ?

    Thanks.

     
    • aremaronny

      December 21, 2013 at 12:57 pm

      Bisa mas Antony, kalau terjadi seperti itu jangan keluar gate dulu tapi pindah ke jurusan sebaliknya terus naik MTR lagi dan turun di stasiun yang dikehendaki. Sepanjang tidak keluar gate tidak akan kena denda.

       
  50. Antony

    December 21, 2013 at 11:58 pm

    1.Chatuchak Weekend Market itu cuma buka Sabtu – Minggu ya mbak ? nah kalau Senin – Jumat tutup gitu ?
    2.Trus klo mau makan Duren yg enak (& murah tentunya ^^) di mana ya.. ? sama makan seafood sekelas hotel bintang 5 : seperti : Lobster, Udang gede, Kepiting gede, Tiram Oyster .. tapi harga kaki 5 ^^ ) di mana ya .. ada saran .. ^^).
    NB. Saya & istri rencana ke Bangkok 7 Jan 2014 nanti dapet promo tiket Mandala, saya pilih hari Selasa-Kamis (harusnya Sabtu-Minggu ya ..) soalnya toko saya di Mangga Dua Jkt ramenya Sabtu-Minggu, sayang kehilangan omzet di hari ramai ^^) tapi rada deg2-an juga nanti saat di Bangkok sudah amankah ? menyusul keaadan politik Bangkok yg lagi marak demo anti pemerintahan usaha penggulingan PM (wanita lho^^) Thailand : YingLuck.

    Thanks sebelumnya ya Mbak Vicky udah di respon cepat sekali, Blog-nya Informatif sekali …
    en mohon maaf rada bawel dikit ..he..he.. GBU.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 153 other followers

%d bloggers like this: