RSS

Restoran-Restoran Unik Di Asia Tenggara

20 Jul

Oleh : Vicky Kurniawan

Bila sedang jalan-jalan kurang afdol rasanya kalau belum mencoba kuliner setempat yang unik baik rasa maupun penyajiannya. Selain mengenyangkan (atau malah bikin diare ya..?), wisata kuliner juga bisa dijadikan ajang memperkaya pengalaman. Mengapa? Karena ada beberapa  restoran yang tidak hanya menyajikan makanan tapi juga memberikan suasana dan pengalaman lain bagi pengunjungnya. Memang sih, beberapa “unusual restaurant” ini juga memiliki “unusual price” juga tapi demi pengalaman baru tidak ada salahnya untuk dicoba. Berikut beberapa restoran yang menurut saya sangat tidak biasa dan “worth a try” untuk dikunjungi. Saya pilih hanya area Asia Tenggara yang dekat dengan negara tercinta saya Indonesia..

1. Hajime Robot Restaurant

Restoran yang baru dibuka tahun 2010 ini memiliki tagline “The first and only one restaurant where the robots serve your need for your new experience in Thailand”. Yah, memang keunikan restoran ini terletak pada pelayannya. Berpakaian ala samurai, Motoman, nama pelayan robot di restoran ini tidak hanya pandai menyajikan dan melayani pesanan tetapi juga menari dan menghibur pengunjung. Keunikan lain restoran ini adalah menunya tidak dicetak di kartu menu biasa tapi sudah berupa touchscreen canggih yang menempel di meja. Hitungan mundur berlaku saat kita sudah menekan tombol pesan, dan begitu angka menunjukkan hitungan nol, makanan sudah berada di meja dan siap disantap. Harga makanannya berkisar antara 120-250 Baht dengan porsi yang cukup besar. Bila ingin mampir, restoran ini beralamat di Hajime Robot Restaurant 59/27 3rd floor, Monopoly Park Rama 3, Bangkok, Thailand.

Aksi Hajime Saat Melayani Pengunjung

2. KFC Run By Deaf Staff

Bukannya saya mengatakan bahwa dilayani orang tuli atau bisu adalah keunikan, tapi restoran ini saya pilih sebagai salah satu contoh bentuk kepedulian suatu perusahaan besar terhadap orang-orang yang memiliki kekurangan. Dibuka dari tahun 1986, restoran yang terletak di 210 Jalan Ipoh, Kuala Lumpur ini merupakan restoran KFC pertama di dunia yang menerima karyawan bisu-tuli. Restorannya didesain sedemikian rupa sehingga mempermudah kerja mereka, seperti pemasangan lampu-lampu indicator di alat pemasak dan dinding yang menandakan kode-kode tertentu (biru untuk berkumpul dan merah untuk keadaan emergency). Dengan kesuksesannya KFC membuka lagi tiga cabang restoran seperti ini di Kuching, Kinabalu dan Singapore.

Pintu Masuk Dan Interior Dalam Yang Penuh Dengan Tanda Sign Language

3. Annalakhsmi

Annalaksmi adalah restoran vegetarian bercabang internasional yang pertama kali didirikan di Kuala Lumpur, Malaysia sebelum membuka cabang di Singapura, India dan Australia. Keunikan restoran ini terletak pada konsepnya yang berpatokan pada moto “Eat to your heart’s content, Pay what your heart feels”. Artinya : kita bisa makan sepuas hati dan bayar sesuka hati pula, kalau tega kita bisa juga tidak bayar..he he he..Lho, kenapa bisa begitu? Nama restoran ini sebenarnya diambil dari nama Dewi Makanan dalam agama Hindu, Annalaksmi, yang memiliki pepatah”athithi devo bhava” yang artinya “Tamu adalah Dewa”.   Karena tamu adalah dewa, mereka merasa tidak sepantasnya memberikan harga bagi pelayanannya. Sebagai catatan semua staff pelayan di restoran ini berasal dari berbagai kalangan dan profesi serta bekerja secara sukarela tanpa bayaran. Selain makanan, mereka juga menghibur pengunjung dengan music dan tari-tarian. Bila ingin berkunjung ke restoran ini alamatnya di 114 Jalan Berhala Brickfields, 50470 Kuala Lumpur dan bersiap-siaplah makan makanan tradisional India.

Ruang Dalam Annalakshmi Restorant

4. Isdaan

Restoran yang terletak di Gerona, Tarlac, Manila ini sebenarnya adalah restoran terapung dengan sea food sebagai menu utamanya. Restoran ini memiliki beberapa keunikan, selain pelayan dan kokinya yang pandai menyanyi dan menari, dalam restoran ini terdapat THE TACSIYAPO WALL. Tacsiyapo berasal dari bahasa kapangpangan yang artinya mungkin sama dengan “tak tahu malu”. Disini orang bisa melampiaskan rasa marah dan frustasinya dengan melempari dinding tembok dengan piring, gelas, cangkir bahkan televisi ! (tentu saja bayar, televisi yang paling mahal tarifnya). Temboknya sendiri ditulisi berbagai label seperti bos, supervisor, bapak/ibu mertua, bekas istri, pacar dan lain sebagainya. Sebenarnya konsep restoran ini sama dengan konsep sebuah bar di Nanjing, China yang bernama “Rising Sun” yang memperbolehkan pengunjung untuk melampiaskan kemarahan kepada pelayan yang memang mereka sewa untuk itu (ih ngerinya). Pelayan yang dijadikan sasaran kemarahan memang dipilih yang kuat dan berumur kurang lebih 20-30. Penampilannya bahkan bisa disesuaikan dengan pesanan.

Tacsiyapo Wall

5. T-Bowl

Hampir serupa dengan restoran“Modern Toilet” di Hongkong, di Penang Malaysia ternyata terdapat restoran semacam ini. Nama T-Bowl sendiri merupakan kependekan dari Toilet Bowl. Seperti namanya, restoran ini dirancang dengan konsep kamar mandi dimana toilet digunakan sebagai kursi, baskom sebagai meja makan dan bathtub mini sebagai mangkuk sup. Menu makanan bervariasi mulai dari masakan Jepang hingga Korea dengan harga yang menurut saya sih agak mahal. Kalau anda termasuk orang yang ‘jijikan’ disarankan untuk tidak mampir di restoran dengan konsep semacam ini. Walaupun nama makanan di T-Bowl masih lebih sopan daripada Modern Toilet orang yang ‘jijikan’ pasti ngeri untuk mencicipi es krimnya yang dibentuk muter seperti (maaf!) poop..Kalau ingin mampir datang saja ke  T-Bowl @ QueensBay Mall (Penang) atau T-Bowl @ Sungei Wang Plaza (Kuala Lumpur).

6. The Clinic

Terletak di Blk 3C, The Cannery, Clarke Quay, #01–03, Singapore restoran ini mengambil tema rumah sakit sebagai konsepnya. Sama seperti seorang dokter, chef-nya ditempatkan di sebuah dapur terbuka dibawah lampu operasi dan makanannya disajikan di baki-baki stainless steel yang mengkilat seperti tempat instrument operasi. Paling ngeri kalau pesan minuman disini, bukan gelas yang kita dapat tapi tabung suntik. Harga makanan dan minumannya cukup mahal berkisar antara S$9-12. Untuk memperkuat kesan rumah sakit, kursi-kursi makan diganti dengan kursi roda dan tempat tidur pasien begitu juga penggunaan sekat-sekat  rumah sakit sebagai pembatas antar meja belum lagi para pelayannya yang berpakaian layaknya dokter dan perawat. Pokoknya kalau baru keluar dari rumah sakit jangan makan di tempat ini deh..bisa bikin trauma..

7. Royal Dragon

Dengan luas sebesar 4 hektar tidak heran kalau pada tahun 1992 restoran ini dinobatkan sebagai restoran terbesar di dunia oleh Guinness Book Of Record. Terletak di kota Bangkok, Thailand, dengan 1000 staf restoran ini mampu melayani 5000 pengunjung dengan seafood sebagai menu utamanya. Dengan keluasan areanya diperlukan skill pelayanan yang tidak biasa, nah cara pelayanan unik inilah yang menjadi tambahan tontonan. Pelayannya bisa berjalan di atas air, melayang-layang di udara atau bahkan berskating ria demi kecepatan pelayanan. Selain makanan mereka juga menyajikan Thai Cultural Show gratis yang berupa tari-tarian, music dan pertunjukkan Thai Boxing.

8. The Dining Pod

Terletak di Koh Kood, Thailand, sebuah pulau yang terkenal dengan hutan tropis dan keindahan pantainya, restoran exclusive ini menawarkan pengunjung untuk menikmati hidangan di ketinggian 5 meter diatas tanah. Bukan makan dari atap gedung seperti biasa melainkan dari sebuah keranjang rotan berkapasitas 4 orang yang dinaikkan ke atas pohon dengan menggunakan derek. Yah, seperti burung mau manggung lah. Mereka menawarkan pemandangan dari atas yang sangat spektakuler yaitu pemandangan laut lepas semenanjung Thailand dipadu dengan kehijauan hutan tropis. Untuk mengantarkan makanan para pelayan naik turun menggunakan harness ala pemanjat tebing. Walaupun sangat menarik, menurut saya restoran ini memiliki banyak kelemahan. Selain mahal, rasanya restoran ini kurang aman bagi anak-anak dan satu lagi yang jadi masalah….kalau mau ke toilet..he he he..

The Dining Pod

9. Pan De Amerikana

Keunikan restoran ini terletak pada interiornya yang terbalik dari bawah ke atas. Sebagai ‘centre piece’ mereka memajang sebuah mobil Land Rover dengan posisi menempel di atap, begitu juga kursi dan meja makan yang dipasang tepat diatas kepala kita (sampai takut kejatuhan). Saking mendetailnya, kita terkadang sampai bingung siapa yang diatas dan siapa yang dibawah. Kalau mau mapir restoran ini beralamat di Katipunan Ave. Quezon City, Metro Manila, Philippines.

Pan De Amerikana

10. Urban Pooch Café

Bagi para penggemar doggy, restoran yang terletak di Baliestier Road, Singapore ini merupakan tempat yang tepat untuk berkencan dengannya. Selain menyajikan makanan bagi manusia, restoran ini juga menyediakan makanan bagi anjing. Jadi kita bisa mengajak anjing kita makan sama-sama seperti layaknya teman.

Dengan mengunjungi beberapa restoran yang “tidak biasa” diatas, kita dapat melihat bahwa kreativitas manusia hampir tidak ada batasnya. Walaupun beberapa cenderung sangat aneh tetap saja ada orang yang mengunjunginya. Sepertinya memang sudah suratan tangan kalau manusia memang selalu tertarik pada hal yang aneh dan tidak biasa. Selama hal tersebut tidak membawa pada keburukan, Why Not?..

About these ads
 
Leave a comment

Posted by on July 20, 2011 in Panduan

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 154 other followers

%d bloggers like this: