Oleh : Vicky Kurniawan
Hari ini sepagian kami habiskan untuk pindah hotel. Setelah check out dari hotel Ibis Novena , kami naik MRT menuju hostel Rucksack Inn 2 di kawasan Clarke Quay. Hostel ini cukup mudah ditemukan berkat petunjuk arah yang diberikan di websitenya. Setelah menitipkan tas dan makan pagi di hostel, kami naik MRT lagi menuju Suntec City Mall untuk naik bis Hop and Off “Duck and Hippo” yang bermarkas di mall ini. Rencananya hari ini dan besok kami akan keliling kota (city tour) naik bis ini.
City Tour dengan menggunakan bis Hop and Off sangatlah lazim dan banyak ditemukan di berbagai negara. Sepengetahuan saya di Singapura sendiri ada 3 bis yang melayani sistem ini yaitu Funvee Hopper, SIA Hop On Bus dan satu lagi yang akan saya coba Duck and Hippo. Dengan city tour ini penumpang bebas naik atau turun bis di tempat-tempat pemberhentian yang menjadi favorit mereka dan bebas mengeskplorasi tempat-tempat tersebut sesuai keinginan (mau lama atau sebentar), kalau sudah selesai tinggal tunggu di halte yang sudah ditentukan dan naik lagi menuju destinasi berikutnya.
Duck and Hippo sendiri saya pilih setelah membaca banyak komentar positif tentang tur ini di Trip Advisor. Pertama, jarak tunggu antar bisnya tidak terlalu lama (yang ini terkadang mereka lama juga, walaupun sudah ada skedul jam berapa bis mesti datang). Kedua, mereka menyediakan guide baik berupa audio atau live sehingga kita tahu seluk beluk tempat yang kita kunjungi. Audio guidenya berupa kotak kecil dengan berbagai macam pilihan bahasa (termasuk bahasa Indonesia juga) yang berada disetiap kursi. Tinggal menancapkan headset, kita langsung dapat mendengar seluk beluk tentang Singapura. Sayangnya headsetnya harus bawa sendiri. Bila tidak bawa, kita harus puas dengan guide berbahasa Inggris yang terdengar di bis. Ketiga, memiliki banyak rute dan tempat pemberhentian. Mereka memiliki tiga rute yaitu : City, Heritage dan Original yang masing-masing memiliki jalur berbeda. Duck and Hippo menawarkan banyak sekali paket perjalanan yang dapat dilihat disini http://www.ducktours.com.sg. Saya sendiri memilih yang paling murah dan realistis yaitu Singapore Sightseeing Pass seharga S$ 33 untuk 2 hari ditambah bonus Hippo River Cruise dan free walking tour ke Little India dan Chinatown.
Di hari pertama ini saya mencoba naik City Hippo dan berhenti di beberapa tempat berikut :
Singapore Flyer
Dengan tinggi 165 meter flyer ini diklaim sebagai komidi putar tertinggi di dunia, bahkan lebih tinggi dari London Eye (komidi putarnya kota London). Dibuka pada tahun 2008, mulanya komidi ini berputar searah jarum jam, tapi karena nasehat seorang ahli Fengshui arah putarannya dirubah. Bila cuaca cerah, dari atasnya kita dapat melihat kota Singapura, pulau Batam dan Bintan bahkan Johor, Malaysia. Diperlukan waktu 37 menit untuk menyelesaikan satu putaran sedangkan waktu yang ideal untuk naik komidi putar ini adalah sore hari saat matahari terbenam. Tiket masuknya adalah S$ 29.50 untuk orang dewasa. Cukup mahal juga untuk atraksi yang menurut saya, agak membosankan. Seluk beluk tentang Singapore Flyer dapat diklik disini http://www.singaporeflyer.com.
Sebelum masuk Flyer kita akan melewati “Journey Of Dreams”, semacam museum multimedia yang menyajikan proses pembangunan komidi putar ini.
Setelah turun dari Flyer kita juga dapat menjelajah dan bersantai di Rainforest Discovery, sebuah hutan hujan buatan yang dibangun tepat di bawah Flyer ini. Setelah puas menjelajah, kami makan siang di tempat ini sebelum naik bis lagi menuju destinasi berikutnya.
Fullerton Hotel (Singapore River)
Tempat pemberhentian kami berikutnya adalah bangunan bersejarah Fullerton Hotel yang terletak di tepi Singapore River. Di tempat ini kami bersantai sejenak menikmati keindahan pemandangan di sekitar sungai dan berfoto bersama patung-patung unik di dekat Cavenagh Bridge.
Setelah puas berfoto kami berjalan ke Merlion Park tempat patung Merlion yang menjadi symbol kebanggaan kota Singapura berada. Maksud hati ingin berfoto bersama patung singa yang terkenal itu. Sayangnya karena ada event seni tahunan “Singapore Biennale 2011” kami tidak dapat mewujudkan keinginan tersebut. Dalam event seni tahun ini seniman Jepang, Tatzhu Nishi membungkus patung Merlion dan merombaknya menjadi hotel satu kamar berbintang lima seluas 100 meter persegi yang dioperasikan oleh Fullerton Hotel. Hotel satu kamar tersebut dinamai The Merlion Hotel yang beroperasi dari tanggal 13 Maret sampai dengan 15 Mei. Pada siang hari, pengunjung dapat melihat-lihat kedalamnya dengan gratis, sedangkan malamnya dikenakan biaya S$150 bila ingin menginap di hotel tersebut. Setelah puas melihat lihat kami melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya yaitu Singapore Botanical Garden.
Singapore Botanical Garden
Terus terang saya begitu penasaran dengan kebun raya ini. Ratingnya yang bagus di Trip Advisor ditambah dengan banyaknya komentar positif tentang kebun ini membuat saya mengagendakan untuk mengunjunginya. Ternyata pilihan saya tidak salah. Kebun ini begitu indah, menyejukkan mata dan menyegarkan jiwa. Benar-benar tidak rugi datang kesini.
Kebun seluas 74 hektar ini merupakan satu-satunya kebun raya di dunia yang buka dari jam 5 pagi sampai jam 12 malam setiap hari, dan juga satu-satunya di dunia yang tidak mengenakan biaya masuk bagi pengunjungnya alias GRATIS. Yah, kebun yang terawat dengan rapi ini memang gratis kecuali bila ingin masuk ke National Orchid Garden, salah satu bagian taman yang banyak menyimpan koleksi anggrek. Selain dapat dijangkau dengan bis, dalam waktu dekat akan dibangun stasiun MRT di dekat tempat ini. Seluk beluk tentang taman yang indah ini dapat diperoleh di http://www.sbg.org.sg.
Dengan waktu yang terbatas, saya hanya bisa mengunjungi satu dari tiga danau di kebun ini. Danau yang saya kunjungi adalah Symphony Lake yang ditengahnya terdapat panggung pertunjukkan orchestra gratis yang biasanya diadakan setiap akhir pekan. Salah satu orchestra yang sering manggung disini adalah Singapore Symphony Orchestra. Di dekat danau ini juga terdapat patung composer kenamaan Frederic Chopin yang bagus untuk berfoto.
Setelah puas melihat-lihat, kami meneruskan perjalanan menuju Orchard Road.
Orchard Road
Bagi pecinta belanja, Orchard Road merupakan surga. Dengan panjang sekitar 2.5 km, jalan ini menawarkan berbagai macam produk yang dipajang dengan apik di mal-mal yang ada di sekitarnya. Bila melihat keadaannya sekarang tentu orang tidak mengira kalau dulunya jalan ini merupakan komplek perkebunan pala yang kebetulan salah satu pemiliknya juga bernama Mr. Orchard.
Selain sebagai tempat belanja, belanja dan belanja di jalan ini juga terletak Istana Presiden. Dibangun pada tahun 1869, istana seluas 100 acre ini juga dilengkapi dengan lapangan golf 9 lubang. Upacara pergantian penjaga diadakan sebulan sekali di minggu pertama. Istana ini terbuka untuk umum lima kali dalam setahun yaitu pada hari Tahun Baru Cina, Deepavali, Lebaran, Labour Day and National Day. Bagi Non-Singaporean dikenakan biaya S$ 1 untuk masuk kedalamnya.
Bila tidak ingin belanja (seperti saya!), kita dapat duduk-duduk di bangku-bangku yang ada di sepanjang jalan sambil menikmati gorengan The Old Chang Kee dan Uncle Ice Cream (es krim sandwich seharga S$1) yang dijual di food stall di pinggir jalan.
Setelah puas berjalan-jalan, kami makan malam di FC Food Opera di Basement lantai 4 mall Ion Orchard. Food Court ini satu pabrik dengan FC Food Republic. Tidak seperti kebanyakan pujasera pada umumnya, food court ini didekorasi dengan lukisan, chandeliers, meja marmer dam kursi-kursi acrylic sehingga terlihat unik. Begitu juga dengan kamar mandinya lain daripada yang lain.
Satu hal yang saya tahu, Singaporeans suka makan di luar terutama di Food Court (mereka bilangnya Hawker Food). Jadi sangatlah sulit menemukan tempat duduk di FC bila jam makan tiba walaupun kapasitas tempat duduk di FC umumnya bisa diisi 500-700 kursi. Satu lagi yang membuat heran, kebanyakan pelayan (pembersih meja) di FC berusia lanjut. Jadi terkadang sungkan juga dilayani sama kakek dan nenek karena teringat nenek saya di rumah.
Setelah makan, karena anak-anak sudah lelah kami memutuskan naik MRT dan pulang kembali ke hostel.
Perhitungan Biaya Hari Ke 4 (Persatu Orang Dewasa)

























puputri
October 4, 2011 at 9:20 am
haii.. saya tertarik nih dengan city tour menggunakan duck & hippo tour, kan kalau di web nya ducktour durasi perjalanannya kurang lebih 60 menit, apakah itu kalau kita tidak turun di tempat2 pemberhentiannya atau dengan kata lain hanya stay di bus aja?
rute duck&hippo tour ini ada yang ke sentosa atau tidak? dan satu lagi apa kalau mau naik harus dari suntec city aja ga bisa dari kawasan lain seperti orchard?
terimakasih,
Vicky Kurniawan
October 6, 2011 at 7:15 am
halo puputri..durasi 60 menit itu kalau kita tetap stay on the bus..jadi tidak turun-turun..saran saya, naik aja dulu ke tiga bisnya dan tetap stay in the bus..sambil naik nanti baru liat-liat kira-kira pemberhentian mana yang menarik dan bis mana yang paling dekat berhentinya. Rutenya ada yang ke Sentosa dan naiknya tidak harus dari Suntec tapi dari setiap pemberhentian yang dilalui oleh bis Duck & Hippo. Jadi kamu bisa naik dan bilang kalau kamu belum bayar..nanti langsung bisa bayar di bis dan diberi sticker penanda peserta Duck & Hippo. Tapi idealnya enak langsung beli dari Suntec sebagai awal start tour..
anggi
November 1, 2011 at 3:04 pm
Hello mbak vicky, saya senang baca blog mba
bulan january saya mau jalan jalan ke singapore, 3 hari 2 malam, saya tertarik dengan duck hipo tour dan saya sudah buka web-nya, namun saya sedikit bingung.
bolehkah mbak vicky jelaskan detail tiket hipo tour yang mbak vicky beli?.
many thanks mbak,
-anggi-
Vicky Kurniawan
November 2, 2011 at 12:11 pm
Saya beli yang paket Singapore Sightseeing Pass seharga $33. Fasilitas yang didapat dengan paket ini antara lain :
* Bebas naik bis Duck dan Hippo rute City Route, Heritage Route dan Original routes (selama 2 hari)
* Naik kapal HiPPO River Cruise (satu kali)
* Naik Bumble Bee water taxi (satu kali)
* Naik bis Duck and Hippo Sentosa & 2 IRS Rhino feeder (satu kali)
* Gratis Mengikuti Walking Tour ke Little India dan China Town (perhatikan jam turnya).
Karena paket ini berlaku selama 2 hari, jadi mbak Anggi harus menyediakan waktu selama itu, kalau tidak hitungannya rugi. BTW, saya mampir juga ke blog mbak. It’s very nice blog…kalau ada yang belum jelas, boleh tanya terus ya mbak…
anggi
November 7, 2011 at 4:26 pm
Mbak Vicky, jadi Hippo tour itu (menurut bayangan saya bis yang dimana kita didalamnya duduk kemudian ada guide, dan terus menguidence kita sesuai tour highlite) ternyata salah ya.
Hipo tour itu hanya bus yang akan mengantar kita untuk jalan jalan, kemudian kalau kita mau naik bis tersebut harus menunggu di tempat sesuai schedule Hippo tour ya mbak?
Prefer saya beli on line atau langsung di suntec city mall saja? dan beli yang all in 1 passes saja atau cukup Singapore Sightseeing Pass ya mbak?
Mohon advice-nya mbak vicky
aremaronny
November 8, 2011 at 5:52 am
Betul Mbak Anggi, Hippo Tour hanya bis Hop and Off saja. Didalamnya memang ada guide tapi berbentuk audio yang akan menerangkan seluk beluk tempat pemberhentian yang dilalui. Menurut saya, tiketnya tidak usah beli On line langsung beli saja di Suntec City. Tiket yang All in 1 harganya lebih mahal dan fasilitas yang didapat memang lebih lengkap termasuk Singapore Ducktours dan Singapore Flyer juga free masuk ke 5 museum terkemuka di Singapore. Tapi waktu 2 hari tidak akan cukup untuk menikmati semua fasilitas yang didapat. Kecuali kalau mbak tidak banyak berhenti dan tidak lama-lama di suatu tempat semua akan bisa tercover. Saran saya, kalau mau beli yang All in 1 beli saja sore hari (sekitar jam 4 atau 5) jadi kita bisa pakai paling tidak 3 hari. BTW, kalau sekarang tidak berubah, tiketnya hanya berupa sticker yang ditempel di tas atau baju. Selama stickernya masih bagus mungkin kita bisa memakainya berhari-hari (he he dasar orang Indonesia cari kesempatan) dan sopir bisnya tidak banyak cingcong, asal liat sticker sok atuh langsung diangkut..
martha
December 17, 2011 at 6:36 am
infonya ok banget mbak, kebetulan sy ada rncn jan 12 mau k sing, mau naik duck tours itu, mo tny kl paket itu hrs 2 hr yah mbak, dan u/ ikut paket tournya itu ditentukan ga start jam brp nya, dan kl kt ada berhenti turun liat2, trus u/ lanjutnya apakah harus nunggu bus yg sama?
mohon infonya yah mbak, thx a lot
aremaronny
December 17, 2011 at 6:09 pm
Halo Marta..paket yang saya ambil sebetulnya hanya sehari, yang sehari lagi gratis. Untuk ikut paket tournya tidak ditentukan harus jam start jam berapa terserah kita saja. Bila turun untuk melihat-lihat setelahnya harus menunggu bis Duck dan Hippo juga tetapi tidak harus bis yang sama.
Dian
December 28, 2011 at 10:03 pm
mba Vicky….makasih banget infonya….saya mau tanya..kalo naik bis hippo boleh nggak diselingi sehari ? soalnya minggu saya dateng ke singapore sore trus seninnya ke universal seharian , selasa sore dah pulang. boleh nggak saya beli tiket bis hippo sore pas datang trus langsung ikut city tournya…senin nggak ikut bis hippo tapi selasanya ikut lagi….apakah begitu bisa ?
aremaronny
December 29, 2011 at 6:01 am
Secara teori tidak bisa Dian. Karena aturannya dia menghitung langsung 2 kali 24 jam dari tanggal pembelian tiketmu. Tapi ini ada beberapa trik yang bisa kamu coba dan semoga nggak ketahuan ya
(menyarankan sesuatu yang jelek ke kamu nih). Waktu kamu beli tiketnya, kamu akan diberi stiker yang harus ditempel di baju atau tas. Stiker itulah yang akan dilihat pak sopir waktu mengangkutmu, biasanya dia tidak mengecek tiket hanya liat stiker. Asal kamu bisa menjaga keutuhan stikermu (tidak robek dan kumel) mungkin bisa kamu gunakan hari selasanya. Dasar orang Indonesia nggak mau rugi dan nakalnya itu lho..ampun
…
bryan007
December 29, 2011 at 8:45 am
Halo Mbak,,terimaksh banyk buat info2nya yang super2 lengkap,,sangat2 membantu
aremaronny
December 29, 2011 at 11:13 am
Terima Kasih Bryan
dyah wahana daya pertiwi
February 17, 2012 at 11:49 pm
mbk mau tanya cerita yang di MBS? apa ada cara untuk naik ke tempat paling atas? Free atau bagaimana? Trimakasih
aremaronny
February 18, 2012 at 12:51 am
Mesti bayar untuk naik ke tempat yang paling atas yaitu Sands Sky Park dan harga tiketnya hampir sama dengan tiket Singapore Flyer (mahal
)
linawati
June 11, 2012 at 1:32 am
mbk mau tanya nih, kalo singapore sightseeing pass itu kan gratis naik hippo river cruise satu kali, nah hippo river cruise itu naiknya di mana ya mbk? terus apakah kita bisa mengatur rute pertama naik bus hip and off dulu keliling2 baru setelah itu naik hippo river? atau apakah ada jam tertentu utk naik hippo river itu mbk? satu lagi mbk, kalo bumble bee water taxi itu apa ya mbk? dan IRS Rhino Feder juga apa mbk? makasih ya mbk
aremaronny
June 11, 2012 at 7:36 am
Sebenarnya ada 6 point tempat naik Hippo River Cruise, tetapi hanya 2 yang beroperasi yaitu dari Clarke Quay dan Esplanade. Cruise ini beroperasi dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam jadi kita bisa keliling dulu naik bus Hop and Off baru naik Hippo. Bumble Bee hanya beroperasi di daerah Robertson Quay dan berlaku on call. IRS Rhino Feeder itu adalah bis yang menghubungkan kota dan pulau Sentosa dan datang setiap 1 jam sekali.
santi pras
August 25, 2012 at 11:06 am
mba, mohon infonya.. lebih bagus mana, FunveeHopper atau Duck&Hippoo utk harga dan pilihan wisatanya? trus kalo misal kita pengen ke Ikea atau Anchorpoint, bisa ga naek bis ini? trims ya, mba
aremaronny
August 25, 2012 at 12:07 pm
Halo mbak Santi..saya belum pernah naik FunveeHopper, tapi kalau meneliti rutenya saya tetap prefer pilih Duck&Hippo. Duck and Hippo tidak lewat Ikea Alexandra atau Anchorpoint.
santi pras
August 25, 2012 at 1:19 pm
oh gitu ya, mba.. saya pikir ada rute yg ngelewatin Ikea dan Anchorpoint jd bisa hemat di transport nya.. oks, tks ya, mba
yanti
October 17, 2012 at 3:00 pm
Hai…mb, sy pernah baca ada ada paket hop-on hop-off tour u/ 24 jam yg terbagi 3 rute, brp ya mb harganya n pesan dmn ya yg online dan murah.
paket yg mb pakai itu untuk 2 hr ya? termasuk ducktours (mobil ampibi bukan?)
oh iya mb sy juga baca paket ducktours tsb hanya tour selama 1 jam, gmn nih mb sy jadi penasaran. Tks mb
aremaronny
October 18, 2012 at 9:57 am
Halo mbak Yanti, selain tur Hop and Off dengan menggunakan Hippo seperti yang saya tulis, Singapura juga memiliki tur serupa yang dioperasikan oleh perusahaan lain yaitu : SIA Hop-on Bus (Website resminya : http://www.siahopon.com/) dan satu lagi namanya Funvee (Website resminya disini http://www.singaporecitypass.com/funvee-city-tour.html). Paket yang saya ambil itu sebetulnya sehari tapi dapat gratis satu hari lagi jadi 2 hari, tidak termasuk Ducktours karena harganya lebih mahal.
hesti
November 21, 2012 at 7:58 pm
halo mbak, wah thansk a lot infonya ya…salam kenal, saya Hesty…rencana tgl 1-3 des besok mau ke sing sama ibu dan 2 balita saya. 3x ke sing saya blm pernah naik hippo&duck…kali ini karna bawa anak, kayaknya cocok ya untuk hiburan mereka, bener nggak sih mbak? kalo mbak tidak keberatan, saya pengen minta info bbrp hal:
1. hippo dan duck itu 2 kendaraan yg berbeda ya mbak? paket tour nya pun beda ya? kecuali saya ambil yg all in 1 passes ya mbak, baru bisa dpt bis hippo dan duck?
2. lebih enakan mana ya duck atau hippo ya untuk anak2, dilihat dari rute, dari kendaraannya, dari benefit lainnya?
3. untuk start nya apa harus di suntec ya? saya bermalam di lucky plaza orchard, bisa nggak dari orchard naiknya? trus peta tempat2 perhentiannya ada dimana mbak?
4. saya masih agak bingung soal Bumble Bee hanya berlaku on call, maksudnya gimana?
5. paket yg mbak ambil yg singapore sightseeing pass bukan? ada note top up SGD 6 utk dpt fee hari kedua, jadi maksudnya 33 + 6 atau gimana mbak?
thank u so much ya mbak atas info dan bantuannya…..
aremaronny
November 22, 2012 at 12:58 pm
Halo juga mbak Hesty, saya coba jawab beberapa pertanyaannya ya :
1. Hippo dan Duck memang dua kendaraan yang berbeda. Hippo bentuknya bis sedangkan Duck bekas mobil amphibi yang sudah diremodeled. Paket tournya memang berbeda kecuali mbak ambil paket yang all in one.
2. Untuk anak-anak saya kira duck akan lebih menarik karena pake acara nyemp;ung-nyemplung Singapore River segala.
3. Startnya tidak harus dari Suntec mbak, langsung naik dari Orchard juga bisa. Peta bisa didownload di websitenya.
4. Bumble Bee itu semacam taxi air mbak, jadi penggunaannya memang harus on call.
5. Paket yang saya ambil bukan yang Singapore Sightseeing tapi yang Singapore Pass
tia
December 30, 2012 at 9:37 am
hai mb, saya tia.seneng banget baca postingannya dan sangat membantu aq,aq rencananya meu ke sing via KL, tapi masih binggung mau jjs di KL dulu or langsung ek sing.brangkat pake air asia tgl 24 jan sampe KL nya malam, tanggal 25 jjs di KL or langsung ke Sing karena aq dah beli Singapore Super Saver Pass tuk 2 hari, tiket super saver pass utk masuk ke Universal Studio, CineBlast, Desperados, Singapore Flyer, Singapore Zoo, Jurong Bird Park, Night Safari, Tiger Sky Tower, Cable Car, Mint Museum of Toys, Singapore Duck Tours, Hippo city Sight Seeing, Chinese Heritage Center, Underwater World & Dolphin Lagoon, Butterfly Park and Insect Kingdom, Masala Tea Drink, Songs of the Sea.
boleh minta sarannya mb, sebaiknya aq jalan-jalan dalam kota sing dulu or langsung ke Univ studio dan sekitarnya. boleh minta tolong dengan sangat utk saran tempat yng harus didatangin terlebih dahulu. pleaseeeee help me mb ? aq binggung coz tiket saver pass q ga bisa utk hippo river cruise sedangkan temen n sepupu q mau naik itu.plisssss…..
trims banyak yah mb sebelumnya !
note:
klo boleh minta alamat email yah mb
aremaronny
December 31, 2012 at 10:13 am
Halo mbak Tia, senang sekali kalau blog saya bisa membantu mbak.
1. Kalau datang di KL nya tanggal 24 malam, mending besoknya dibikin jalan-jalan dulu di seputaran KL. Baru malamnya naik kereta ke SING.
2. Sampai di SING besok paginya bisa pilih jalan-jalan seputaran SING dulu atau langsung ke Universal Studio. Tapi kalau saya mending jalan-jalan seputaran SING dulu, besoknya baru ke USS. Karena USS mesti spare 1 hari full dan tenaga juga harus full.
3. Saya belum bisa menyarankan mana yang harus dikunjungi dulu mbak, karena saya tidak tahu mbak menginap dimana.
4. Alamat email saya Oktavi23@yahoo.com.
tia
December 31, 2012 at 3:37 pm
mb, aq japri aja yah biar enak nanya-nanyanya.trims byk yah mb n happy new year.
aremaronny
December 31, 2012 at 11:15 pm
Iya mbak Tia, sudah saya terima tapi belum sempat saya baca, sabar yah
.
tia
January 2, 2013 at 10:30 pm
mb, aq “MENUNGGUMU”, ky lagunya ridho roma, menunggu blsn email mb.klo bisa janggan lama yah mb….plisssssss.trims byk
aremaronny
January 3, 2013 at 2:46 pm
He he he maaf ya mbak Tia sudah saya balas walaupun menurut saya pribadi jawabannya tidak memuaskan
.
ayu
January 10, 2013 at 6:32 pm
hallo mbak, saya masih bingung dengan penjelasan tentang bus ini, apakah ini berlaku seharian? seharian disini maksudnya, misalnya pertama kita berhenti di bugis, trus abis di bugis beberapa jam kemudian mau ke orchard, dst apakah bisa seperti itu mbak? oiya bus ini kan ada 3, apakah dengan sekali beli tiket yg buat 2 hari bisa menikmati semua bus ini? jam terakhir bus ini beroperasi jam brp mbak? terima kasih
aremaronny
January 10, 2013 at 9:05 pm
Iya mbak berlaku selama 2 kali 24 jam. Jadi selama waktu itu kita bisa naik dan turun sesuka hati. 3 jalur itu memungkinkan untuk dinaiki semua karena satu rute memakan waktu 1 jam untuk mengelilinginya.
ayuanissabahri@yahoo.com
January 10, 2013 at 9:26 pm
1 rute berarti 1 lokasi mbak??
Sent from BlackBerry® on 3
aremaronny
January 11, 2013 at 7:47 am
Satu rute berisi beberapa lokasi
Lusi
February 3, 2013 at 8:28 pm
Haiii.. Salam kenal.. Senang membaca tulisan anda. Saya rencana akan ke singapore dlm waktu dekat, dan akan mengikuti duck tour (all in 1 passes). Utk ke sentosa, ikuti jalur apa ya? Heritage, city or original tour? Terima kasih sebelumnya
aremaronny
February 4, 2013 at 10:29 pm
Halo mbak Lusi, salam kenal juga. Untuk yang ke Sentosa ada jalurnya sendiri jadi bukan ikut yang heritage atau yang original tour. Shuttle bus menuju Sentosa namanya Sentosa & 2 IRS Rhino dan sudah tercover dalam Singapore Pass.
Lusi
February 5, 2013 at 1:03 pm
Makasih mba atas penjelasannya.. Saya rencana ambil penginapan di orchard. Trus klo mw naik sentosa $ IRS rhino, saya hrs kemana ya?
aremaronny
February 6, 2013 at 7:48 am
Harus ke Suntec dulu mbak, jam pemberangkatannya bisa dilihat disini http://www.ducktours.com.sg/sentosa.php
Lusi
February 8, 2013 at 2:15 am
Sekali lagi makasih mba atas penjelasannya
aremaronny
February 8, 2013 at 4:37 am
Sama-sama Mbak Lusi
okamura silitonga
April 18, 2013 at 10:29 am
Keren Konsep fotonya, mau coba akh
aremaronny
April 19, 2013 at 8:56 am
Wah, kalau kamu yang coba percaya deh hasilnya pasti jauh lebih konyol dan spektakuler
hajar fatimah
May 11, 2013 at 3:36 pm
heelo mba, saya suka banget baca tulisan mba,,
tapi saya bingung. saya kan mau ke singapore senin besok, tapi saya efektif cuma 2 hari. senin dan selasa. saya pengen banget beli tiket hippo itu. kalo saya beli tiket itu kan buat 2 hari ya mba. saya masih perlu beli ez link juga ga mba?
aremaronny
May 13, 2013 at 6:16 am
Sebenarnya kalau sudah keliling-keliling naik Hippo, EZ lnk memang jadi berkutang fungsinya. Tapi menurut pendapat saya, beli EZ link juga tidak rugi kok mbak, masa berlakunya juga lama (5 tahun), saldo bisa dibelanjakan di berbagai toko dan refundable.
Vina
May 18, 2013 at 4:01 pm
Mba, kalau singapore passnya bisa kita pakai ke Universal Studio Ga, maksudnya bisa di turunin di sana ga, lalu kita belii tiket sendiri dan di jemput lagi pake mobil mereka…
aremaronny
May 18, 2013 at 8:34 pm
maaf mbak Vina, yang dimaksud Singapore Pass, Singapore Sightseeing Pass atau Go Singapore Pass? karena ketiganya adalah kartu yang berbeda